Breaking News:

Tribunners / Citizen Journalism

Wacana Pemakzulan Vs Isu Kudeta

Setelah pemakzulan diwacanakan pihak oposisi, kini giliran pihak koalisi menyebut ada yang mau kudeta.

istimewa
Dr Drs H Sumaryoto Padmodiningrat MM 

alih kekuasaan secara paksa. 

Apalagi indikator ke arah sana belum terang-benderang.

Bila yang dimaksud Boni Hargens adalah kudeta militer, maka sinyalemen tersebut salah besar. 

Saat ini TNI dan Polri solid mendukung kepemimpinan Presiden Jokowi-Wapres Ma'ruf. Apalagi militer Indonesia tidak punya sejarah melakukan kudeta. 

Bila yang dimaksud Boni Hargens adalah menurunkan Presiden Jokowi di tengah masa jabatan, sebagaimana Presiden KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur untuk digantikan Wapres Megawati Soekarnoputri pada 23 Juli 2001, maka sinyalemen tersebut juga salah besar.

Saat itu parpol-parpol di DPR RI sudah tidak mendukung Gus Dur, terutama PDIP sebagai parpol terbesar. 

Yang masih solid mendukung Gur Dur hanyalah Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

TNI dan Polri juga tidak solid mendukung Gus Dur, bahkan Kapolri Jenderal Suroyo Bimantoro menolak melaksanakan Dekrit Presiden tentang Pembubaran DPR RI tanggal 20 Juli 2001. 

Maka Gus Dur bisa dilengserkan. Itu pun secara konstitusional melalui Sidang Istimewa MPR RI, bukan inkonstitusional melalui kudeta. 

Bagaimana kini? 

Halaman
1234
Editor: Hendra Gunawan
Tribunners merupakan jurnalisme warga, dimana warga bisa mengirimkan hasil dari aktivitas jurnalistiknya ke Tribunnews, dengan mendaftar terlebih dahulu atau dikirim ke email redaksi@tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved