Breaking News:

Tribunners / Citizen Journalism

Sinkronisasi Pengembangan Industri Rumput Laut Bagi Kesejahteraan Masyarakat Daerah Pesisir

Salah satu potensi laut yang perlu digali dan dikembangkan adalah komoditas rumput laut.

Ist
Dr. Rustam, SE, MSE 

Peta panduan ini terutama ditujukan untuk membangun koordinasi, integrasi, dan kolaborasi dari berbagai stakeholder baik pemerintah (pusat, provinsi, kabupaten/kota), pelaku usaha, asosiasi, dan swasta.

Targetnya adalah menciptakan nilai tambah untuk memperkuat ketahanan ekonomi nasional, terutama yang bersumber dari subsektor perikanan melalui peningkatan produksi rumput laut dan kualitasnya.

Kandungan gizi dari rumput laut sangat kaya dengan protein, karbohidrat, serat, vitamin (A, B, C, E, K), magnesium, yodium, kalsium, mangan, zat besi, tembaga, kolin, serta fosfor.

Rumput Laut Komoditas Unggulan

Pentingnya pembahasan komoditas rumput laut tetap diupayakan di tengah pandemi Covid-19 melalui suatu webinar bertajuk “Data Rumput Laut Sebagai Pendukung Peningkatan Pengelolaan Perikanan”, hasil kolaborasi BPS, Bappenas, dan KKP yang dilaksanakan Rabu 25 November 2020.

Saat membuka acara webinar, Bapak M Habibullah selaku Deputi Bidang Statistik Produksi BPS, ditekankan bahwa BPS siap berkolaborasi dengan KKP dan stakeholder terkait dalam mendukung pengumpulan data rumput laut yang berkualitas, sekaligus sebagai implementasi pelaksanaan tugas pembinaan data statistik sektoral sesuai Perpres No. 39 tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia.

Secara khusus, kolaborasi BPS dan KKP secara konsisten dan komitmen menapaki peta jalan (road map) penerapan tata kelola Satu Data Indonesia dalam mewujudkan Satu Data Perikanan Nasional.

Webinar bertajuk Data Rumput Laut Sebagai Pendukung Peningkatan Pengelolaan Perikanan, hasil kolaborasi BPS, Bappenas, dan KKP yang dilaksanakan Rabu 25 November 2020.
Webinar bertajuk Data Rumput Laut Sebagai Pendukung Peningkatan Pengelolaan Perikanan, hasil kolaborasi BPS, Bappenas, dan KKP yang dilaksanakan Rabu 25 November 2020. (Istimewa)

Hadir juga Bapak Yudi Priatno Kaelan yang mewakili Kepala Pusat Data Statistik dan Informasi KKP (Bapak Budi Sulistiyo berhalangan hadir), yang menjelaskan bahwa produksi rumput laut merupakan salah satu indikator kinerja utama Ditjen Perikanan Budidaya 2020-2024.

Disamping identifikasi berbagai kendala/hambatan terus dilakukan, KKP terus berupaya bagi pengembangan potensi rumput laut, industri rumput laut berkelanjutan, dan peningkatan ekspor rumput laut dalam meningkatkan devisa negara.

Kehadiran Direktur Perencanaan Makro dan Analisis Statistik Bappenas, Bapak Eka Chandra Buana, semakin memperkaya pembahasan dari aspek perencanaan makro pengembangan rumput laut ke depan sebagai bagian yang tak terpisahkan dari program prioritas nasional.

Halaman
1234
Editor: Dewi Agustina
Tribunners merupakan jurnalisme warga, dimana warga bisa mengirimkan hasil dari aktivitas jurnalistiknya ke Tribunnews, dengan mendaftar terlebih dahulu atau dikirim ke email redaksi@tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved