Tribunners / Citizen Journalism

Masa Jabatan Presiden

Tunda Pemilu Akan Datangkan Tragedi, Bukannya Tambah Periode, Presiden Bisa Jatuh di Tengah Jalan

Tunda pemilu untuk menambah jabatan Presiden, ini besar peluangnya untuk mendatangkan tragedi.

Editor: Malvyandie Haryadi
Tribun Jogja/Suluh Pamungkas.
Ilustrasi Pemilu. 

Oleh:
Tony Rosyid/Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa

TRIBUNNERS - Cukup dua periode.

Masing-masing lima tahun.

Gak boleh lebih.

Ini perintah konstitusi.

Lihat UUD 1945 pasal 22E.

Intinya, jabatan Presiden itu lima tahun, dan hanya boleh dipilih sekali lagi untuk lima tahun berikutnya.

Bukan enam, tujuh atau delapan tahun.

Itu melanggar konstitusi.

Tapi, jangan juga dikurangi.

Baca juga: Ingatkan Luhut, LaNyalla: Penundaan Pemilu dan Presiden 3 Periode akan Picu Kemarahan Publik

Lima tahun jadi tiga tahun atau empat tahun.

Ini namanya tragedi.

Jika tragedi terjadi, bangsa ini yang rugi.

Tidak hanya rugi materiil, tapi sistem bisa berantakan.

Halaman
1234

Tribunners merupakan jurnalisme warga, dimana warga bisa mengirimkan hasil dari aktivitas jurnalistiknya ke Tribunnews, dengan mendaftar terlebih dahulu atau dikirim ke email redaksi@tribunnews.com

  • KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved