Blog Tribunners

Real Madrid Juara Liga Champions Salah Satunya Ditentukan Kepiawaian Thibaut Courtois

Kemenangan Real Madrid atas Liverpool untuk menggondol Piala Liga Champions sebagian besar dapat dikaitkan dengan kepiawaian, Thibaut Courtois

Penulis: Toni Bramantoro
JAVIER SORIANO / AFP
Penjaga gawang Real Madrid asal Belgia Thibaut Courtois melakukan penyelamatan di sebelah bek Liverpool asal Prancis Ibrahima Konate (kedua dari kanan) selama pertandingan sepak bola final Liga Champions UEFA antara Liverpool dan Real Madrid di Stade de France di Saint-Denis, utara Paris, pada 28 Mei , 2022. 

KEMENANGAN 1-0 Real Madrid atas Liverpool untuk menggondol Piala Liga Champions sebagian besar dapat dikaitkan dengan kepiawaian, Thibaut Courtois di bawah mistar Real Madrid.

Meski Vinicius Junior mencetak gol yang menempatkan Real Madrid di papan atas untuk menang atas Liverpool 1-0 di final Liga Champions, tetapi malam itu benar-benar milik Thibaut Courtois, yang performa apiknya memastikan kemenangan.

Sebelumnya Karim Benzema meningkatkan harapan Real Madrid di babak pertama dengan tendangan yang kemudian dinyatakan offside, tetapi Vinicius menebusnya dengan satu-satunya gol malam itu pada menit ke-60.

Pemain depan Real Madrid Brasil Vinicius Junior (kiri) merayakan gol pembuka dengan rekan setimnya pemain depan Real Madrid Prancis Karim Benzema selama pertandingan sepak bola final Liga Champions UEFA antara Liverpool dan Real Madrid di Stade de France di Saint-Denis, utara Paris, pada 28 Mei 2022.
Pemain depan Real Madrid Brasil Vinicius Junior (kiri) merayakan gol pembuka dengan rekan setimnya pemain depan Real Madrid Prancis Karim Benzema selama pertandingan sepak bola final Liga Champions UEFA antara Liverpool dan Real Madrid di Stade de France di Saint-Denis, utara Paris, pada 28 Mei 2022. (JAVIER SORIANO / AFP)

Gol itu memang sangat berarti bagi Real Madrid yang sempat di babak pertama mendapat tekanan dari pemain Liverpool.

Namun, setidaknya gol tersebut tidak akan cukup jika bukan karena penampilan apik Thibaut Courtois, yang pantas dinobatkan sebagai Man of the Match di pertandinga final tersebut.

Liverpool lebih banyak melakukan serangan di babak pertama namun kiper asal Belgia itu selalu mementahkan tembakan tajam dari striker Liverpool, Mohamed Salah.

Penjaga gawang Real Madrid asal Belgia Thibaut Courtois berjalan menuju trofi setelah kemenangan Real Madrid dalam pertandingan sepak bola final Liga Champions UEFA antara Liverpool dan Real Madrid di Stade de France di Saint-Denis, utara Paris, pada 28 Mei 2022.
Penjaga gawang Real Madrid asal Belgia Thibaut Courtois berjalan menuju trofi setelah kemenangan Real Madrid dalam pertandingan sepak bola final Liga Champions UEFA antara Liverpool dan Real Madrid di Stade de France di Saint-Denis, utara Paris, pada 28 Mei 2022. (FRANCK FIFE / AFP)

Thibaut Courtois mencatat sembilan penyelamatan pada malam itu, yang tidak pernah dilakukan oleh kiper mana pun di final Liga Champions sejak musim 2003-04.

Yang paling mengecewakan bagi The Reds adalah saat Thibaut Courtois memblok tendangan terarah Sadio Mane di babak pertama dan tendangan Mohamed Salas di babak kedua.

Penampilan gemilang Thibaut Courtois di final Liga Champions tentu mengukuhkan reputasinya sebagai salah satu kiper terbaik dunia.

Thibaut Courtois bermain sebagai kiper di usia tujuh tahun. Dia mengembangkan keterampilan sepak bolanya di klub K.R.C. Genk, di mana dia berkontribusi pada kemenangan tim di Liga Pro Belgia.

Penjaga gawang Real Madrid Belgia Thibaut Courtois mencium trofi Liga Champions selama upacara penyerahan medali setelah kemenangan Madrid dalam pertandingan sepak bola final Liga Champions UEFA antara Liverpool dan Real Madrid di Stade de France di Saint-Denis, utara Paris, pada 28 Mei , 2022.
Penjaga gawang Real Madrid Belgia Thibaut Courtois mencium trofi Liga Champions selama upacara penyerahan medali setelah kemenangan Madrid dalam pertandingan sepak bola final Liga Champions UEFA antara Liverpool dan Real Madrid di Stade de France di Saint-Denis, utara Paris, pada 28 Mei , 2022. (Paul ELLIS / AFP)

Pemain berusia 30 tahun itu bergabung dengan Chelsea pada 2011, tetapi dipinjamkan tak lama kemudian ke Atlético Madrid. Dia membuat kontribusi yang signifikan bagi tim dalam tiga musim bersama mereka, meraih trofi Ricardo Zamora sebagai penjaga gawang terbaik.

Thibaut Courtois kembali bermain dengan Chelsea pada tahun 2014 tetapi akhirnya hengkang.

Thibaut Courtois kemudian mendapatkan kontrak $ 37,5 juta dengan Real Madrid pada tahun 2018, menjadikannya penjaga gawang dengan bayaran tertinggi di La Lisa.

Tribunners merupakan jurnalisme warga, dimana warga bisa mengirimkan hasil dari aktivitas jurnalistiknya ke Tribunnews, dengan mendaftar terlebih dahulu atau dikirim ke email redaksi@tribunnews.com

KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved