Tribunners / Citizen Journalism

Para Pengusaha Tolak Pelebaran Trotoar di Jalan Juanda

Perluasan trotoar akan menimbulkan pengurangan drastis tempat parkir, dari 100 mobil menjadi 30 mobil saja.

Editor: Toni Bramantoro
Dok. pribadi
Para Pengusaha Tolak Pelebaran Trotoar di Jalan Juanda 

Oleh: Eko Galgendu

Rencana perluasan trotoar oleh Pemda DKI Jakarta di Jalan Juanda Raya Jakarta Pusat di sekitar ring satu Istana Kepresidenan menimbulkan kegaduhan dan keresahan para pengusaha di area tersebut. Rencana perluasan trotoar ini sangat memprihatinkan kami.

Perluasan trotoar akan menimbulkan pengurangan drastis tempat parkir, dari 100 mobil menjadi 30 mobil saja.

Mulai dari pertigaan Jalan Pecenongan hingga Stasiun Juanda yang didominasi usaha kuliner atau restoran.

Perluasan trotoar tersebut juga berdampak pada penyempitan jalan sepanjang Juanda Raya yang merupakan daerah Ring 1.

Penyempitan jalan akan menjadikan dampak kemacetan, padahal salah satu janji Anies Bawesdan sebagai Gubernur DKI Jakarta adalah mengatasi kemacetan.

Para pengusaha di sepanjang Jalan Juanda harusnya bisa berbahagia karena pandemi Covid-19 terus melandai sehingga membuahkan harapan perekonomian segera bangkit kembali.

Tetapi, dengan adanya perluasan trotoar ini membuat harapan tersebut redup kembali.

Menurut informasi yang kami dapat, pelebaran trotoar akan juga digunakan untuk lajur sepeda, padahal sehari-harinya jarang sekali ada pesepeda yang melintas.

Pengusaha restoran lainnya berharap agar Gubernur DKI mau meninjau ulang rencana perluasan trotoar karena akan sangat berdampak terhadap kelangsungan hidup restoran dan juga karyawan yang jumlahnya ratusan orang.

Halaman
12

Tribunners merupakan jurnalisme warga, dimana warga bisa mengirimkan hasil dari aktivitas jurnalistiknya ke Tribunnews, dengan mendaftar terlebih dahulu atau dikirim ke email redaksi@tribunnews.com

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved