Tribunners / Citizen Journalism

Dubes Zuhairi Misrawi Berjumpa Menteri Pertahanan Emad Memmisy Bahas Kerja Sama Indonesia-Tunisia

Duta Besar RI untuk Tunisia Zuhairi Misrawi melakukan pertemuan dengan Menteri Pertahanan Tunisia, Emad Memmisy.

Editor: Adi Suhendi
Istimewa
Duta Besar RI untuk Tunisia Zuhairi Misrawi melakukan pertemuan dengan Menteri Pertahanan Tunisia, Emad Memmisy di kantor Kementerian Pertahananan Tunis, Rabu (6/7/2022). 

TRIBUNNEWS, JAKARTA - Duta Besar RI untuk Tunisia Zuhairi Misrawi melakukan pertemuan dengan Menteri Pertahanan Tunisia, Emad Memmisy.

Dalam pertemuan yang berlangsung di kantor Kementerian Pertahananan, Tunis, Rabu (6/7/2022) dibahas soal finalisasi kerjasama pertahanan antara Indonesia-Tunisia.

Ia ditemani Atase Pertahanan, Aria Sanggita Saleh, dan Fungsi Politik KBRI Tunis, Faraiditto Suharyono.

"Pertemuan dengan Menteri Pertahanan Tunisia berlangsung hangat dan penuh keakraban. Kami membahas finalisasi naskah kerjasama bidang pertahanan antara Indonesia-Tunisia sebelum ditanda-tangani oleh kedua Menteri. InsyaAllah, dalam waktu dekat kerjasama akan disepakati, dan tinggal diimplementasikan," kata Zuhairi Misrawi.

Kader PDI Perjuangan ini menjelaskan beberapa hal yang menjadi poin kerja sama, di antaranya latihan bersama, kunjungan, pendidikan militer, dan pemberian beasiswa.

Baca juga: Dubes Zuhairi Misrawi : Kebudayaan Eratkan Hubungan Indonesia -Tunisia

"Secara khusus, kami juga menawarkan beasiswa bagi militer Tunisia untuk belajar di Universitas Pertahanan dalam berbagai ilmu kemiliteran, serta memulai beberapa poin yang disepakati untuk ditindak lanjuti dalam kegiatan-kegiatan yang semakin mendekatkan hubungan bilateral kedua negara," ujarnya.

Pria kelahiran Sumenep, Madura ini juga menegaskan, bahwa kerjasama bidang pertahanan di antara kedua negara membuktikan kedekatan dan persahabatan yang dibangun sejak era Sukarno dan Habib Bourgaiba.

Baca juga: Zuhairi Misrawi, Duta Besar RI untuk Tunisia Blusukan, Pastikan WNI Terlindungi

"Kedekatan dan persahabatan kedua Bapak Bangsa, Sukarno dan Habib Bourgaiba, dapat menjadi modal diplomasi dan hubungan bilateral dalam berbagai bidang, khususnya pertahanan. Saya optimis hubungan bilateral di antara kedua negara akan semakin membaik di masa mendatang," katanya. (*)

Tribunners merupakan jurnalisme warga, dimana warga bisa mengirimkan hasil dari aktivitas jurnalistiknya ke Tribunnews, dengan mendaftar terlebih dahulu atau dikirim ke email redaksi@tribunnews.com

KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved