Tribunners / Citizen Journalism

Meluruskan Isu Penghapusan Daya Listrik 450 VA

Penjelasan Ketua Badan Anggaran DPR RI terkait kabar pemerintah dan Badan Anggaran DPR akan menghapus pelanggan listrik 450 VA.

Editor: Wahyu Aji
Istimewa
Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Said Abdullah. 

Oleh: MH Said Abdullah
Ketua Badan Anggaran DPR RI

TRIBUNNEWS.COM - Hampir seminggu ini di media sosial di goreng sedemikian rupa bahwa pemerintah dan Badan Anggaran DPR RI akan menghapus pelanggan listrik 450 VA.

Bahkan serangan secara pribadi disasarkan kepada saya, sehingga pembelokan isunya sudah keluar dari aspek proporsionalitas. 

Menyikapi perkembangan yang ada, saya perlu menjernihkan agar rakyat mendapatkan informasi yang utuh.

Pada kebijakan yang sangat strategis, kita perlu peralihan energi dari berbasis minyak bumi menuju listrik. Kenapa hal itu perlu kita tempuh, sebab kita punya ketergantungan impor yang sangat besar terhadap minyak bumi. 

Kemampuan produksi minyak bumi kita hanya 614-650 ribu barel per hari, sementara kebutuhan kita mencapai 1,4-1,5 juta barel per hari.

Ketergantungan terhadap impor minyak bumi mengakibatkan kita terjebak dalam posisi sulit yang sering kita hadapi berulangkali, seperti kenaikan harga minyak bumi dan kurs kian memojokkan Indonesia dalam posisi sulit. 

APBN harus mengongkosi subsidi yang kian besar, sehingga postur APBN tidak sehat dan rentan. 

Bila ongkos tersebut dikurangi berakibat harga Bahan Bakar Minyak (BBM) naik, dan menimbulkan beban kepada rakyat. 

Oleh sebab itu kita harus keluar dari jebakan minyak bumi. 

Halaman
1234

Tribunners merupakan jurnalisme warga, dimana warga bisa mengirimkan hasil dari aktivitas jurnalistiknya ke Tribunnews, dengan mendaftar terlebih dahulu atau dikirim ke email redaksi@tribunnews.com

KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved