Senin, 11 Mei 2026

Tribunners / Citizen Journalism

Padel antara Olahraga dan Gaya Hidup Sehat Warga Metropolitan

Padel jadi tren baru warga kota. Olahraga sosial, ringan, dan stylish yang cocok untuk semua usia dan gaya hidup aktif.

Tayang:
Editor: Glery Lazuardi
ISTIMEWA
Padel bukan sekadar olahraga—ia adalah gaya hidup sehat dan sosial yang menyatu dengan ritme kota metropolitan. 

Fakky Ismail Hidayat

  • Pegiat Olahraga
  • Pemimpin Pengembang Properti dan ruang publik kreatif di Jakarta (M Bloc Space, KALA di Kalijaga, dan Taman Kota) 
  • Direktur Utama PT Peruri Properti

Riwayat Pendidikan

Fakultas Ekonomi Universitas Padjajaran

Master of Science di University College London

TRIBUNNEWS.COM - Padel sedang diminati dan menjadi tren di masyarakat.

Padel adalah olahraga raket yang merupakan perpaduan antara tenis dan squash.

Meski mirip dengan tenis, padel memiliki karakteristik unik yang membuatnya lebih mudah diakses dan sangat populer di berbagai negara, terutama di Spanyol dan Amerika Latin.

Belakangan ini, Padel semakin populer karena lebih mudah dipelajari dibanding tenis.

Cocok untuk segala usia dan tingkat kebugaran. Menyenangkan dan sosial karena dimainkan berpasangan. Tidak terlalu menuntut secara fisik, tapi tetap kompetitif.

Padel mempunyai ciri-ciri 

  • Lapangan lebih kecil dari lapangan tenis, dan dikelilingi oleh dinding kaca atau jaring yang bisa digunakan dalam permainan (seperti squash).
  • Dimainkan secara ganda (2 lawan 2), meskipun ada versi tunggal.
  • Raket padel tidak memiliki senar seperti raket tenis, melainkan berbentuk solid dengan lubang-lubang kecil.
  • Bola padel mirip bola tenis tapi sedikit kurang tekanan.
  • Servis dilakukan di bawah pinggang, membuatnya lebih mudah untuk pemula.

Padel kini bukan sekadar olahraga raket. Dia telah menjelma menjadi simbol gaya hidup sehat dan sosial di tengah hiruk-pikuk kota metropolitan seperti Jakarta.

Padel cocok untuk semua usia dan tingkat kebugaran. Dimainkan berpasangan (2 vs 2), sehingga lebih sosial dan menyenangkan.  

Gerakan yang dinamis tapi tidak seintens tenis, membuatnya ideal untuk pemula maupun atlet rekreasi

Padel mendorong aktivitas fisik rutin tanpa tekanan kompetitif.  Membantu menjaga kesehatan jantung, koordinasi, dan kebugaran umum.

Menjadi alternatif olahraga ringan yang bisa dilakukan sepulang kerja atau di akhir pekan.

Padel bukan hanya tentang memukul bola, tapi tentang membangun keseimbangan antara tubuh yang aktif dan jiwa yang terhubung.

Di tengah tekanan hidup urban, padel menawarkan ruang untuk bergerak, tertawa, dan terhubung—sebuah gaya hidup sehat yang relevan dan berkelanjutan.

Di Jakarta, padel mulai berkembang dengan hadirnya fasilitas seperti Padel Alley di Blok M, yang menjadi bagian dari gaya hidup urban baru.

Saya berpendapat, padel tidak hanya olahraga, tetapi juga gaya hidup sehat untuk anak muda dan masyarakat. 

Ini merupakan inovasi ruang publik di di kawasan Kota PERURI, Blok M, Jakarta Selatan.  Kehadiran fasilitas ini melengkapi mozaik aktivitas.

Inisiatif pengembangan sendiri dimulai sejak 2019 dengan hadirnya M Bloc Space, sebuah creative hub yang menyediakan ruang pertunjukan musik, seni visual, serta tenant F&B yang kini menjadi magnet anak muda Jakarta.

Pengembangan berlanjut dengan hadirnya KALA di Kalijaga, pusat kuliner populer di sisi selatan kawasan, dan pada 2024, Taman Kota resmi dibuka sebagai ruang terbuka hijau sekaligus lokasi kegiatan publik berskala besar.

Fasilitas padel bukan hanya lapangan, tapi juga tempat nongkrong, ngopi, dan berjejaring. Menyatukan elemen olahraga, kuliner, musik, dan komunitas kreatif.

Menjadi bagian dari tren “sportainment”—gabungan antara sport dan entertainment

Warga kota cenderung mencari aktivitas yang sehat namun tetap stylish dan sosial. Padel menjawab kebutuhan akan olahraga yang fleksibel, tidak terlalu formal, dan bisa jadi ajang hangout.

Banyak komunitas padel bermunculan, memperkuat jejaring sosial dan gaya hidup aktif

Dirancang sebagai urban sports hub dengan tema “Allies to Your Day”, menjadi pusat aktivitas fisik sekaligus jejaring sosial yang sehat dan berkelanjutan.

Fasilitas ini akan resmi dibuka untuk umum pada 6 Oktober 2025. 

Harapannya dapat menampung animo masyarakat yang sedang menggemari Padel dan mampu meningkatkan prestasi bagi atlet serta memberikan ruang sebagai tempot interaksi tidak hanya Olahraga tapi juga Komunitas.

Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email redaksi@tribunnews.com

Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved