Kamis, 28 Mei 2026

NEWSVIDEO: Keramat, Kelapa Beranak Dipercaya Obati Penyakit

Beda dengan kelapa yang tumbuh dari buahnya,

Tayang:
Editor: Bian Harnansa

Laporan Wartawan TRIBUNKALTIM, M Wikan

TRIBUNNEWS.COM MUARA BADAK - Pohon kelapa di Gang Keramat RT 02 Desa Badak Ulu Kecamatan Muara Badak, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, memiliki keunikan tersendiri. Berbeda dengan kelapa lainnya, kelapa beranak menyerupai pohon pisang dimana tunas kelapa tumbuh dari dalam tanah.

"Pohon kelapa beranak ini tumbuhkan tunas kelapa dari dalam tanah seperti pohon pisang. Kejadian ini sudah lama. Beda dengan kelapa yang tumbuh dari buahnya," ujar H Harissa Ida, warga RT 2 Desa Badak Ulu sekaligus tokoh masyarakat.

Pantauan Tribun, pohon kelapa beranak tinggal batangnya saja. Namun, di sampingnya terdapat tunas kelapa baru tumbuh dan tak jauh ada pula pohon kelapa tumbuh setinggi 5 meter yang dipercaya merupakan anak dari kelapa beranak. Banyak buah kelapa dihasilkan dari pohon ini. Buah kelapa yang sudah tua dipercaya warga bisa mengobati berbagai penyakit.

"Buah kelapa dari kelapa beranak ini banyak dijadikan obat oleh warga. Banyak warga membaca doa di sekitar kelapa beranak untuk mendapat berkah dan rahmat Allah SWT," ujarnya. Lokasi kelapa beranak yang disebut-sebut sebagai cikal bakal Kecamatan Muara Badak ini sering ramai dikunjungi warga pada hari-hari tertentu.

Kelapa beranak ini, sampai sekarang terus dijaga kelestariannya oleh warga dan pemerintah desa setempat. Dengan Alokasi Dana Desa (ADD), kelapa beranak dipugar dengan diuruk tanah dan diberi pagar kuning, lalu bagian depan dibangun gazebo dan halaman kayu untuk para pengunjung. Maklum, kelapa beranak ini berada di tengah rawa bakau yang sering terkena pasang surut air laut. Posisinya juga berada di antara pemukiman warga.

Harissa menceritakan banyak kejadian aneh seputar pohon kelapa beranak. Pohon kelapa beranak ini merupakan bibit-bibit pohon kelapa zaman dulu yang bisa bertahan sampai sekarang. Buah kelapanya berbentuk bulat tapi agak lonjong.

"Dulu daerah kelapa beranak ini angker. Ada orang buang air kecil di sekitar kelapa beranak, tak lama orang tersebut sakit dan beruntung bisa sembuh setelah diobati orang pintar," tutur Harissa.

Ini pula kenapa kampung warga di sekitar lokasi kelapa beranak kemudian dinamakan Gang Keramat. Selain itu, kelebihan kelapa beranak ini sebagai tanda bagi petani di beberapa desa untuk mengetahui apakah kebun kelapa mereka berbuah. "Kalau kelapa beranak ini berbuah. Maka pohon kelapa di kebun lainnya juga berbuah,"ucap Harissa.

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved