Panen 1.000 Ton Padi di Danau Semayang

Anakan padi mencapai lebih dari 70 anakan dengan malai padi tampak besar.

TRIBUNNEWS.COM, TENGGARONG - Saat beberapa wilayah sawah petani mengalami penurunan produksi akibat musim kemarau panjang, warga Desa Semayang, Kecamatan Kenohan, Kabupaten Kukar justru meraup berkah.

Di tengah air Danau Semayang yang kering, warga Semayang memanfaatkannya untuk menanam padi jenis IR 64, Cisadane dan Ciherang.

Luasan lahan danau yang ditanami padi mencapi 400 hektare (ha).

Minggu lalu, Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Hortikultura Kukar, Sumarlan didampingi peneliti dari Universitas Mulawarman, Samarinda, Rusdiansyah meninjau langsung lahan pertanian warga di tengah Danau Semayang.

Sumarlan mengatakan, potensi lahan pertanian di Danau Semayang yang mengalami kekeringan mencapai 2.000 ha.

“Namun informasi lamanya musim kemarau yang meragukan ditambah persediaan benih yang terbatas, maka luasan lahan yang ditanami padi hanya 400 ha,” tuturnya.

Pihaknya membantu pengadaan 2 ton bibit padi, jenis IR 64, Ciherang dan Cisadane.

Jenis Cisadane saat ini sedang diserang beluk (hama penggerek batang padi).

Umur padi dalam luasan lahan 400 ha ini berbeda-beda sehingga masa panennya bertahap.

Menurutnya, lahan pertanian di Danau Semayang ini berbeda dengan sawah konvensional pada umumnya.

Halaman
123
Editor: Mohamad Yoenus
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved