Sate Maranggi Purwakarta Kini Hadir di Palembang

Rasa manis dan bumbu rempah begitu terasa saat menggigit Sate Maranggi.

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Melisa Wulandari

TRIBUNNEWS.COM, PALEMBANG - Rasa manis dan bumbu rempah begitu terasa saat menggigit Sate Maranggi.

Tekstur dagingnya pun begitu lembut, sehingga menggugah selera makan.

Sate Maranggi merupakan sate khas Purwakarta, Jawa Barat. Biasanya terbuat dari daging kambing, sapi, dan ayam.

Sate Mnaranggi

Selain dari Purwakarta, Sate Maranggi banyak dijajakan juga di daerah sekitarnya, hingga daerah Cianjur.

Pengusaha rumah makan di Palembang, Lamrecmawati atau biasa dipanggil Moniq yang juga merupakan owner dari Bebek Wara Wiri, memberikan menu baru di rumah makannya, yaitu Sate Maranggi karena menurut dia belum ada yang menjual di Palembang.

Moniq mengatakan, selain enak, Sate Maranggi punya perbedaan dari sate pada umumnya.

Kalau sate biasa itu memakai kecap dan kuah kacang, sedangkan Sate Maranggi punya bumbu khusus, begitu pun dalam proses perendaman daging sebelum dibuat menjadi sate dan dimasak.

Karena proses pembumbuan inilah, kata Moniq, Sate Maranggi disajikan tanpa saus pendamping.

Adapun bumbu rendamnya terbuat dari paduan kecap manis dan beberapa jenis rempah, seperti jahe, ketumbar, lengkuas, kunyit, plus sedikit cuka untuk memberikan sedikit rasa masam. Bisa dipakai cuka lahang (cuka yang terbuat dari aren), maupun cuka jenis lainnya.

Saat disajikan, Sate Maranggi biasanya disajikan dengan irisan bawang merah dan tomat segar untuk menciptakan paduan rasa yang berimbang antara rasa daging yang gurih, tomat yang masam, dan bawang pedas.

Untuk harga pun terbilang terjangkau, Sate Maranggi daging ayam dijual Rp 20 ribu per satu porsi, sate Maranggi kambing Rp 30 ribu per satu porsi sama seperti sate Maranggi daging sapi.

Tak hanya menjual sate Maranggi, rumah makan Bebek Wara Wiri yang beralamat di Jalan RE Martadinata No 32 di samping lorong Yayasan 1 Lemabang, Palembang ini juga menjual Bebek Presto, Bakso, Mie Ayam Ceker Setan, Seafood dan lainnya.

Menurut Moniq, perbedaan rumah makan Bebek Wara Wiri dengan rumah makan lain yaitu memiliki rumah produksi tersendiri, dan untuk bebek yang disedialan pun bebek yang diternak secara khusus, juga disediakan aneka sambal. (*)

Editor: Mohamad Yoenus
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved