Breaking News:

Bentrok Ormas di Medan

Kreatif! Lihat Videonya, Bentrokan 'Maut' Ormas di Medan Jadi Lagu

'Nyawa terbuang sia-sia lantaran saling hina', menjadi salah satu penggalan dalam lagu yang dibuat oleh 'Abdi Kos'.

TRIBUNNEWS.COM - 'Nyawa terbuang sia-sia lantaran saling hina', menjadi salah satu penggalan dalam lagu yang dibuat oleh 'Abdi Kos', Kamis (11/2/2016).

Mungkin penggalan kalimat tersebut tak persis seperti dalam lirik yang dibuat.

Namun pria yang menyebut dirinya dengan nama Abdi Kos ini membuat lagu ini sebagai pengingat agar di kemudian hari tak lagi terjadi nyawa yang hilang sia-sia lantaran saling hina.

"Seharusnya pemuda jadi harapan bangsa, bukan bikin negara tambah sengsara, negara sudah tekor karena ulah koruptor, pemuda harus tegar bukanya bikin onar," tulisnya dalam keterangan di video yang ia posting.

Video diunggah pada Rabu (3/2/2016) lalu, dan hingga berita ini diturunkan sudah 219 kali dilihat.

Lagu ini sangat kreatif, Abdi Kos berhasil mengumpulkan fakta-fakta foto dan video yang merangkum keseluruhan berita.

Nyawa yang melayang, mobil, motor dan bangunan sekretariat yang dirusak, ada dalam lirik lagu tersebut.

Lagu merupakan cover lagu milik grup band Armada yang berjudul 'Pergi Pulang Pagi' dengan lirik yang ia buat.

Melihat video klip ini rasanya melihat sebuah berita yang lengkap namun dalam kemasan yang unik.

Abdi Kos merangkum dari awal mula bentrok, perilaku anarki antara ormas Pemuda Pancasila dan Ikatan Pemuda Karya, hingga mereka berdamai.

Belasan komentar netizen memberikan pujian kreatif, suka dan mendukung Abdi Kos untuk membuat karya-karya yang baru. (*)

Penulis: Robertus Rimawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved