Drone Journalism

Melihat Rusun Rawa Bebek untuk Korban Penggusuran

Peresmian pembangunan rusunawa ini dilakukan pada 10 September 2014, oleh Joko Widodo yang ketika itu menjabat Gubernur DKI Jakarta.

Laporan Wartawan TRIBUNNEWS.COM, Irwan Rismawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sejumlah warga gusuran sudah direlokasi oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta ke Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Rawa Bebek, di Jalan Inspeksi Kanal Timur, Pulo Gebang, Cakung, Jakarta Timur.

Peresmian pembangunan rusunawa ini dilakukan pada 10 September 2014, oleh Joko Widodo yang ketika itu menjabat Gubernur DKI Jakarta. 

Menurut keterangan di papan pembangunan yang terpampang di lokasi, rusunawa ini berdiri di atas lahan seluas 17,65 hektare, dan dibangun 6 blok rusun yang terdiri dari 6 lantai dan 750 unit.

Pantauan Tribun, Jumat (21/10/2016), akses jalan terhubung dengan Jalan Inspeksi Kanal Banjir Timur, yang sudah bisa dilintasi kendaraan.

Model huniannya adalah tipe 36 atau dengan luas 6x6 meter persegi. Di dalamnya terdapat dua kamar tidur, ruang keluarga, dapur, toilet, serta sedikit ruang terbuka di bagian belakang.

Selain itu juga sudah tersedia fasilitas listrik dan air PDAM. 

Unit Rusun Rawa Bebek memiliki tipe 24 (6mx4m) dan tipe studio, yang dilengkapi tempat tidur dua susun, meja, kursi, lemari, kamar mandi, dan lainnya.

Sedangkan untuk fasilitas publik dilengkapi kios mart, lift, CCTV, petugas keamanan, dan feeder Bus Transjakarta gratis bagi penghuni rusun.

Selain itu, semua tower sudah dilengkapi smoke detector, alarm, dan pemadam otomatis.

Sejumlah blok di Rusunawa Rawa Bebek telah diatur peruntukannya, yaitu delapan blok dan dua tower bagi warga relokasi.

Kemudian enam blok diperuntukan bagi buruh dan pekerja berstatus lajang. (*)

Penulis: Irwan Rismawan
Editor: Mohamad Yoenus
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved