Breaking News:

Dipenjara Hingga Denda Puluhan Juta, Ini Kebijakan Gunakan Kantong Plastik di Berbagai Negara!

Tak dapat dipungkiri, permasalahan limbah plastik merupakan isu serius dan mendesak sejak dulu. DPR RI memang telah mengesahkan UU No. 18 tahun 2008 t

Valid News
Ilustrasi. 

Setiap warganya, dikenakan pajak penggunaan plastik sebesar 0,15 Euro pada tahun 2002 hingga 0,22 Euro di tahun 2007. Jika dirupiahkan, bisa mencapai Rp2500 hingga Rp3500.

Pendapatan pajak ini dipergunakan untuk dana lingkungan di Irlandia. Hasilnya, penggunaan tas plastik pun berkurang drastis karena kesadaran warganya yang meningkat. Tak sia-sia, kebijakan ini membuat 90 persen konsumen di Irlandia beralih menggunakan tas pribadi setiap kali berbelanja.

Afrika

Lain halnya dengan kebijakan yang diterapkan di Benua Afrika. Seperti di Afrika Selatan, negara dengan julukan Rainbow Nation ini telah memberlakukan pelarangan penggunaan plastik. Kebijakan ini didasari oleh meningkatnya penggunaan plastik di Afrika hingga mencapai angka yang fantastis, sekitar 8 miliar lembar per tahun.

Sejak 2003 lalu, penjual yang menyediakan kantong plastik akan didenda sebesar 100 ribu rand setara dengan Rp 10 juta atau hukuman penjara hingga 10 tahun. Hal ini juga diikuti oleh sejumlah negara lain di Benua Afrika seperti Uganda, Somalia, Rwanda, Botswana, Kenya dan Ethiopia. (*)

Editor: Content Writer
Ikuti kami di

BERITA REKOMENDASI

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved