Jumat, 10 April 2026

Blog Tribunners

Nilai Matematika Rendah, Benahi Metodenya

Nilai rata-rata matematika siswa di Kaltim belum mencapai standar kelulusan UN. Dibandingkan mata pelajaran lainnya, matematika selalu tertinggal jauh, sehingga dikhawatirkan dapat mempengaruhi tingkat kelulusan siswa.

Penulis: arief sang BORNEO
Editor: Iwan Apriansyah
TRIBUNNEWS.COM, BALIKPAPAN - Nilai rata-rata matematika siswa di Kaltim belum mencapai standar kelulusan UN. Dibandingkan mata pelajaran lainnya, matematika selalu tertinggal jauh, sehingga dikhawatirkan dapat mempengaruhi tingkat kelulusan siswa.

Padahal, menurut praktisi pendidikan Asriana Kibtiyah, matematika bukanlah mimpi buruk bagi siswa. Sebenarnya, matematika bisa menjadi teman bagi setiap anak, sehingga mereka menyukainya. Hanya saja, selama ini pelajaran matematika tidak disampaikan dengan cara yang bisa menarik bagi siswa di sekolah, sehingga terkesan kaku dan saklak.

"Tinggal bagaimana caranya agar anak bisa menyukai dan mencintai matematika. Kuncinya ada pada guru, lembaga pendidikan, dan orangtua. Mendekatkan anak dengan matematika bisa terlaksana bila dilakukan dengan cara yang tepat. Ubah metode pengajarannya," ujar Asriana Kibtiyah, direktur ALC Indonesia.

Berdasarkan hasil tes daya serap yang digelar Disdik Kaltim beberapa waktu lalu, nilai rata-rata matematika belum mencapai standar kelulusan UN. Pada jenjang SMP, nilai rata-rata siswa yang paling rendah adalah matematika yakni 3,68, padahal standar kelulusan minimal 4,25.

Asriana menyebutkan, untuk mengatasi kesenjangan pamahaman siswa terhadap mata pelajaran matematika tersebut, ada cara yang bisa diaplikasikan dalam pembelajarannya, di antaranya dengan menerapkan Smart Method. "Dengan konsep ini, matematika diajarkan dengan cara yang sangat mudah dan menyenangkan," tuturnya.

Dikatakan, metode matematika cerdas ini pula yang akan diberikan dalam "Workshop Matematika: Strategi Hebat jadi Guru Matematika" yang akan dilaksanakan di Edotel SMKN 4 Balikpapan, Sabtu (17/4) mendatang.

"Materi Smart Method yang akan diberikan kepada peserta pelatihan adalah mental aritmatic, sempoa aritmatic, jarimatic, math magic, matematika aplikatif, dan metode pembelajarannya. Pelatihan ini bukan hanya untuk guru dan kalangan pendidik saja, tapi juga orangtua," ujarnya.

Asriana mengatakan, materi matematika cerdas ini akan disampaikan langsung pakarnya, Ki Ipud Saifudin, pendiri Sempoa Cerdas Indonesia, yang juga praktisi pendidikan dan penulis buku.

Selain pelatihan matematikan, ALC juga akan mengadakan "Workshop Membaca: Belajar Membaca Tanpa Mengeja", yang akan diadakan di Edotel SMKN 4 Balikpapan, Minggu (18/4). "Workshop membaca ini cocok untuk orangtua, guru PAUD, TK, dan SD. Semua kegiatan ini terbuka untuk umum," ujarnya.

Asriana juga mengundang semua kalangan pemerhati kualitas pendidikan untuk mengikuti kegiatan ini. "Peserta silakan mendaftar di Edotel SMKN 4 (Bayu: 0542-7252646), Tribun Kaltim (Teni: 0542-735015), atau Mas'ula (0542-7027760)," jelasnya. (*)

Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email redaksi@tribunnews.com

Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved