TRIBUNnews.com Network
- Serambi Indonesia
- Sriwijaya Post
- Surya
- Banjarmasin Post
- Bangka Pos
- Pos Kupang
- Tribun Batam
- Tribun Jabar
- Tribun Jambi
- Tribun Jogja
- Tribun Kaltim
- Tribun Lampung
- Tribun Manado
- Tribun Medan
- Tribun Pontianak
- Tribun Pekanbaru
- Tribun Timur
- Tribun Jakarta
- Tribun Jateng
- Tribun Kalteng
- Tribun Jatim
- Tribun Gorontalo
Rumah Wakapolres Dijarah Dan Dibakar Massa
Tribunnews.com - Kamis, 2 September 2010 01:41 WIB

ist
Posisi Buol di Sulawesi Tengah
Massa mengambil sejumlah barang berharga di rumah tersebut dan
membawanya pergi. Selain menjarah rumah Wakapolres, massa juga membakar
tiga rumah milik anggota Polri yang bertugas di Polres Buol.
Berita Terkait: Kerusuhan Buol
TRIBUNNEWS.COM, PALU- Sebuah rumah dinas yang ditinggali Kapolres Buol, Sulawesi Tengah, dijarah massa yang melakukan sweeping terhadap polisi di Buol, Rabu (1/9/2010) malam.
"Iya, rumah Wakapolres Kompol Ali dijarah massa" kata Kapolres Buol AKBP Amin Litarso saat dihubungi per telepon dari Palu, Rabu malam.
Dia mengatakan, massa mengambil sejumlah barang berharga di rumah tersebut dan membawanya pergi. Selain menjarah rumah Wakapolres, massa juga membakar tiga rumah milik anggota Polri yang bertugas di Polres Buol.
Dia menambahkan, beberapa sarana kepolisian seperti sepeda motor operasional dan pakaian seragam di Balai Tempat Umum (BTU) Buol juga menjadi sasaran amuk massa.
"Di lokasi itu, tiga dari empat motor milik anggota di BTU dibakar dan satu lainnya dirusak," katanya. Kapolres Amin Litarso juga membenarkan adanya upaya penyisiran warga terhadap para anggota polisi baik di asrama, kos-kosan maupun di lokasi lain.
"Saya juga mendapat informasi bahwa sejumlah warga di Desa Lakea memblokir jalan masuk ke Kota Buol untuk menghalangi pasukan BKO yang ingin memasuki wilayah Buol," kata Amin Litarso.
Kerusuhan Buol pecah Selasa malam menyusul tewasnya seorang tahanan Polsek Biau bernama Kasmir Timumun pada Senin (30/8/2010) sore.
Keluarga menduga tewasnya Kasmir Timumun, warga Kelurahan Leok II yang bekerja sebagai tukang ojek itu, akibat penganiayaan oknum polisi.
Kasmir ditahan karena kasus kecelakaan lalu lintas yang melibatkan seorang anggota kepolisian di kota itu, tetapi hari Senin dia tewas di dalam tahanan.
Sebagai buntut dari kematiannya, Selasa sekitar pukul 21.30 Wita, ribuan warga mendatangi Mapolsek Biau hingga mengakibatkan kerusuhan dan mengakibatkan tujuh orang tewas terkena tembakan dan puluhan lainnya luka-luka. (*)
"Iya, rumah Wakapolres Kompol Ali dijarah massa" kata Kapolres Buol AKBP Amin Litarso saat dihubungi per telepon dari Palu, Rabu malam.
Dia mengatakan, massa mengambil sejumlah barang berharga di rumah tersebut dan membawanya pergi. Selain menjarah rumah Wakapolres, massa juga membakar tiga rumah milik anggota Polri yang bertugas di Polres Buol.
Dia menambahkan, beberapa sarana kepolisian seperti sepeda motor operasional dan pakaian seragam di Balai Tempat Umum (BTU) Buol juga menjadi sasaran amuk massa.
"Di lokasi itu, tiga dari empat motor milik anggota di BTU dibakar dan satu lainnya dirusak," katanya. Kapolres Amin Litarso juga membenarkan adanya upaya penyisiran warga terhadap para anggota polisi baik di asrama, kos-kosan maupun di lokasi lain.
"Saya juga mendapat informasi bahwa sejumlah warga di Desa Lakea memblokir jalan masuk ke Kota Buol untuk menghalangi pasukan BKO yang ingin memasuki wilayah Buol," kata Amin Litarso.
Kerusuhan Buol pecah Selasa malam menyusul tewasnya seorang tahanan Polsek Biau bernama Kasmir Timumun pada Senin (30/8/2010) sore.
Keluarga menduga tewasnya Kasmir Timumun, warga Kelurahan Leok II yang bekerja sebagai tukang ojek itu, akibat penganiayaan oknum polisi.
Kasmir ditahan karena kasus kecelakaan lalu lintas yang melibatkan seorang anggota kepolisian di kota itu, tetapi hari Senin dia tewas di dalam tahanan.
Sebagai buntut dari kematiannya, Selasa sekitar pukul 21.30 Wita, ribuan warga mendatangi Mapolsek Biau hingga mengakibatkan kerusuhan dan mengakibatkan tujuh orang tewas terkena tembakan dan puluhan lainnya luka-luka. (*)
Editor: Iswidodo | Sumber: Kompas.com
Akses Tribunnews.com lewat perangkat mobile anda melalui alamat m.tribunnews.com
Nasional Terbaru
BERITA TERKINI
- Bangunan Medali Beijing Sebabkan kekhawatiran di Cina
- Dua Pemain Anyar Juve Langsung Masuk Skuad Hadapi…
- Anggota Armed Boyong Hadiah Utama Jalan Santai
- Ini Kekayaan Angelina Sondakh
- Sempat Ditutup, Bandara Supadio Kembali Beroperasi
- Ke Makam Ayahnya, Aliyah Massaid Tak Ditemani Angie
- Heran Kenapa Cuma Angie yang Tersangka
- Rumah Angelina Sondakh Sepi Jelang Tahlilan
- Masuk Angin Mendadak? Jangan Dipijat, Itu Jantung…
- Salju Tebal , 350 Penerbangan di Inggris Batal
TRIBUNnews.com Network
- Serambi Indonesia
- Sriwijaya Post
- Surya
- Banjarmasin Post
- Bangka Pos
- Pos Kupang
- Tribun Batam
- Tribun Jabar
- Tribun Jambi
- Tribun Jogja
- Tribun Kaltim
- Tribun Lampung
- Tribun Manado
- Tribun Medan
- Tribun Pontianak
- Tribun Pekanbaru
- Tribun Timur
- Tribun Jakarta
- Tribun Jateng
- Tribun Kalteng
- Tribun Jatim
- Tribun Gorontalo
© 2012 TRIBUNnews.com All Right Reserved | About Us | Privacy Policy | Help | Terms of Use | Redaksi | Info iklan | Contact Us | Lowongan
