Program Makan Bergizi Gratis
KSP Dudung Cicip Burger Isi Singkong saat Tinjau MBG di Malang: Lebih Enak dari Daging
Dudung memberikan apresiasi setelah mencicipi langsung inovasi menu MBG tersebut karena memiliki nilai nutrisi yang melampaui produk hewani.
Ringkasan Berita:
- KSP Dudung Abdurachman mengapresiasi inovasi "burger singkong" di Malang yang memiliki kandungan protein 50 persen lebih tinggi daripada daging.
- Dapur komunal tersebut dipuji karena penerapan protokol kebersihan yang ketat untuk mencegah kontaminasi makanan.
- Dudung akan merekomendasikan sistem dapur di Malang ini kepada Kepala BGN sebagai model percontohan untuk seluruh Indonesia.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman menemukan inovasi menu makan bergizi gratis (MBG) berupa burger isi singkong saat meninjau SPPG Preneur di Kota Malang, Jawa Timur, Jumat (12/6/2026).
Dijelaskan Dudung, dapur di Malang tersebut didapati telah menerapkan standarisasi yang ketat serta memanfaatkan sistem digital untuk melayani penerima manfaat.
Salah satu inovasi yang menarik adalah menu berupa burger isi singkong.
“Burgernya ini justru bukan dari daging tetapi dari singkong yang kemudian microprotein yang dicombine dan difermentasi dengan jamur ya,” ujar Dudung seperti dikutip dari instagram resmi @kantorstafpresidenri, Sabtu (13/6/2026).
Dudung memberikan apresiasi setelah mencicipi langsung inovasi menu MBG tersebut karena memiliki nilai nutrisi yang melampaui produk hewani.
"Dan ini rasanya tadi menurut saya lebih enak daripada daging. Dan ini nilai proteinnya lebih tinggi ya 50 persen lebih tinggi dari daging," katanya.
Selain inovasi menu, mantan Kasad ini juga memuji seluruh rangkaian proses di dapur komunal tersebut yang dinilai sangat higienis.
Mulai dari penyaringan akses masuk personel, penggunaan alat masak, hingga petugas penyaji yang wajib mengenakan alat pelindung diri (APD) sesuai standar kesehatan.
Dudung mengatakan standar operasional yang bersih ini diharapkan mampu mengeliminasi potensi kontaminasi makanan yang merugikan kesehatan anak-anak.
KSP, kata Dudung, berencana membawa regulasi teknis dari Malang ini sebagai percontohan nasional untuk daerah-daerah lain.
Baca juga: KSP Dudung Tanggapi Aksi Demo Mahasiswa: Kritik Harus Membangun, Bukan Meruntuhkan
"Kalau seperti ini saya punya keyakinan tidak akan ada keracunan. Ini akan saya bawa juga ke Jakarta untuk saya sampaikan kepada Kepala BGN agar dapur preneur ini menjadi standar untuk dapur dapur berikutnya," pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ksp-dudung-123121312.jpg)