TRIBUNnews.com Network
- Serambi Indonesia
- Sriwijaya Post
- Surya
- Banjarmasin Post
- Bangka Pos
- Pos Kupang
- Tribun Batam
- Tribun Jabar
- Tribun Jambi
- Tribun Jogja
- Tribun Kaltim
- Tribun Lampung
- Tribun Manado
- Tribun Medan
- Tribun Pontianak
- Tribun Pekanbaru
- Tribun Timur
- Tribun Jakarta
- Tribun Jateng
- Tribun Kalteng
- Tribun Jatim
- Tribun Gorontalo
IBC Tolak Pembangunan Gedung Baru DPD
Tribunnews.com - Jumat, 3 September 2010 21:34 WIB

tribunnews.com/hasanuddin aco
Gambar rencana pembangunan gedung DPR yang baru mulai Oktober 2010.
Berita Terkait: Gedung Baru DPR
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ade Mayasanto
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Rencana DPD membangun gedung baru di Senayan langsung mendapat penolakan. Penolakan ini disampaikan Peneliti Kebijakan dan Anggaran Indonesia Budget Center (IBC) Roy Salam.
"Saya menolak rencana itu. DPD belum ada kerjaan yang serius," ujar Roy Salam kepada Tribunnews.com di Jakarta, Jumat (3/9/2010).
Namun, Roy Salam mendukung bila DPD membangun kantor di ibu kota provinsi dibandingkan membangun gedung baru di kompleks Senayan DPR/MPR. Alasannya, selaku perwakilan daerah, DPD akan dengan mudah menjalin komunikasi dengan masyarakat setempat.
"DPD ini tidak seperti DPR yang memiliki kantor politik. Karena itu, DPD memerlukan kantor di provinsi. Karena itu, kita dorong DPD berkantor di provinsi dan bukannya di pusat," jelasnya.
Namun demikian, dia berharap, pembangunan kantor di ibukota provinsi tidak menyedot anggaran negara dalam jumlah besar. Untuk membangun kantor di ibukota provinsi, DPD hanya memerlukan dana sebesar Rp 10 miliar.
"Membangun rumah Rp 2 miliar itu besar sekali. Jadi bisa bayangkan kalau satu provinsi itu hingga Rp 30 miliar," terangnya seraya mempertanyakan sosialisasi DPD yang hingga kini belum menunjukkan keterbukaan dihadapan publik.
"Hingga APBN-P 2010 cair, kita tidak mengetahui berapa besar rincian anggaran pembangunan kantor. Seharusnya disosialisasikan terlebih dahulu. Jangan ujug-ujug langsung membangun," tegas Roy Salam.(*)
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Rencana DPD membangun gedung baru di Senayan langsung mendapat penolakan. Penolakan ini disampaikan Peneliti Kebijakan dan Anggaran Indonesia Budget Center (IBC) Roy Salam.
"Saya menolak rencana itu. DPD belum ada kerjaan yang serius," ujar Roy Salam kepada Tribunnews.com di Jakarta, Jumat (3/9/2010).
Namun, Roy Salam mendukung bila DPD membangun kantor di ibu kota provinsi dibandingkan membangun gedung baru di kompleks Senayan DPR/MPR. Alasannya, selaku perwakilan daerah, DPD akan dengan mudah menjalin komunikasi dengan masyarakat setempat.
"DPD ini tidak seperti DPR yang memiliki kantor politik. Karena itu, DPD memerlukan kantor di provinsi. Karena itu, kita dorong DPD berkantor di provinsi dan bukannya di pusat," jelasnya.
Namun demikian, dia berharap, pembangunan kantor di ibukota provinsi tidak menyedot anggaran negara dalam jumlah besar. Untuk membangun kantor di ibukota provinsi, DPD hanya memerlukan dana sebesar Rp 10 miliar.
"Membangun rumah Rp 2 miliar itu besar sekali. Jadi bisa bayangkan kalau satu provinsi itu hingga Rp 30 miliar," terangnya seraya mempertanyakan sosialisasi DPD yang hingga kini belum menunjukkan keterbukaan dihadapan publik.
"Hingga APBN-P 2010 cair, kita tidak mengetahui berapa besar rincian anggaran pembangunan kantor. Seharusnya disosialisasikan terlebih dahulu. Jangan ujug-ujug langsung membangun," tegas Roy Salam.(*)
Penulis: Ade Mayasanto | Editor: Juang Naibaho
Akses Tribunnews.com lewat perangkat mobile anda melalui alamat m.tribunnews.com
Nasional Terbaru
BERITA TERKINI
- Rumah Angelina Sondakh Sepi Jelang Tahlilan
- Masuk Angin Mendadak? Jangan Dipijat, Itu Jantung…
- Salju Tebal , 350 Penerbangan di Inggris Batal
- Dua Pemain Anyar Juve Masuk Skuad Hadapi Siena
- Warga Gelar "Nganggung" Maulid Nabi
- Car Free Day, Jl Kol Sugiono Ditutup hingga Pukul…
- Delapan Naga Meriahkan Cap Go Meh di Pontianak
- Puskesmas Nangapanda Terbakar
- Dituding Selingkuh, Zumi Zola Bicara Pembangunan Daerah
- Prabowo Minta HUT ke-4 Gerindra Tak Berlebihan
TRIBUNnews.com Network
- Serambi Indonesia
- Sriwijaya Post
- Surya
- Banjarmasin Post
- Bangka Pos
- Pos Kupang
- Tribun Batam
- Tribun Jabar
- Tribun Jambi
- Tribun Jogja
- Tribun Kaltim
- Tribun Lampung
- Tribun Manado
- Tribun Medan
- Tribun Pontianak
- Tribun Pekanbaru
- Tribun Timur
- Tribun Jakarta
- Tribun Jateng
- Tribun Kalteng
- Tribun Jatim
- Tribun Gorontalo
© 2012 TRIBUNnews.com All Right Reserved | About Us | Privacy Policy | Help | Terms of Use | Redaksi | Info iklan | Contact Us | Lowongan
