TRIBUNnews.com Network
- Serambi Indonesia
- Sriwijaya Post
- Surya
- Banjarmasin Post
- Bangka Pos
- Pos Kupang
- Tribun Batam
- Tribun Jabar
- Tribun Jambi
- Tribun Jogja
- Tribun Kaltim
- Tribun Lampung
- Tribun Manado
- Tribun Medan
- Tribun Pontianak
- Tribun Pekanbaru
- Tribun Timur
- Tribun Jakarta
- Tribun Jateng
- Tribun Kalteng
- Tribun Jatim
- Tribun Gorontalo
SPBU Petronas Diserbu Mahasiswa GMNI
Tribunnews.com - Jumat, 3 September 2010 14:31 WIB
Berita Terkait: Indonesia dan Malaysia Memanas
Laporan Kemal Setia Permana, Tribun Jabar
TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG - Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) milik Malaysia, Petronas di Jalan Ir H Juanda, Jumat (3/9/2010) siang ini "diserang" puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI).
Meski datang dengan jumlah yang relatif kecil, namun Massa GMNI yang dikoordinatori Indra Prajakusuma, mampu mencuri perhatian puluhan aparat kepolisian yang sudah bersiaga sejak pagi. Pasalnya, massa GMNI langsung menyerukan konfrontasi dengan Malaysia begitu tiba di SPBU Petronas.
Tidak hanya itu, massa juga menyerukan agar pemerintah segera menarik para TKI dan mahasiswa Indonesia yang ada di negeri jiran itu. "Serta pulangkan mahasiswa Malaysia yang ada di Indonesia," ujar Indra.
Selain itu, massa mahasiswa juga menyayangkan sikap Presiden SBY yang terkesan takut terhadap negeri yang menurut mereka sangat sombong dan sudah keterlaulan terhadap Indonesia. "Negara kita diolok-olok oleh mereka, kita tidak boleh diam saja," seru mereka.
Saat melakukan orasi, beberapa mahasiswa terlihat merangsek barikade polisi yang membentengi jalan mask SPBU. Namun karena tidak bisa menembus barikade, massa kemudian membakar replika bendera Malaysia dan bahkan juga foto Perdana Menteri Malaysia, Nazib Razak.
Aksi massa kemudian diakhiri dengan penyegelan secara simbolis SPBU Petronas sebagai simbol memboikot produk-produk Malaysia dan pemutusan hubungan diplomatik.
TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG - Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) milik Malaysia, Petronas di Jalan Ir H Juanda, Jumat (3/9/2010) siang ini "diserang" puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI).
Meski datang dengan jumlah yang relatif kecil, namun Massa GMNI yang dikoordinatori Indra Prajakusuma, mampu mencuri perhatian puluhan aparat kepolisian yang sudah bersiaga sejak pagi. Pasalnya, massa GMNI langsung menyerukan konfrontasi dengan Malaysia begitu tiba di SPBU Petronas.
Tidak hanya itu, massa juga menyerukan agar pemerintah segera menarik para TKI dan mahasiswa Indonesia yang ada di negeri jiran itu. "Serta pulangkan mahasiswa Malaysia yang ada di Indonesia," ujar Indra.
Selain itu, massa mahasiswa juga menyayangkan sikap Presiden SBY yang terkesan takut terhadap negeri yang menurut mereka sangat sombong dan sudah keterlaulan terhadap Indonesia. "Negara kita diolok-olok oleh mereka, kita tidak boleh diam saja," seru mereka.
Saat melakukan orasi, beberapa mahasiswa terlihat merangsek barikade polisi yang membentengi jalan mask SPBU. Namun karena tidak bisa menembus barikade, massa kemudian membakar replika bendera Malaysia dan bahkan juga foto Perdana Menteri Malaysia, Nazib Razak.
Aksi massa kemudian diakhiri dengan penyegelan secara simbolis SPBU Petronas sebagai simbol memboikot produk-produk Malaysia dan pemutusan hubungan diplomatik.
Editor: Kisdiantoro | Sumber: Tribun Jabar
Akses Tribunnews.com lewat perangkat mobile anda melalui alamat m.tribunnews.com
Regional Terbaru
TRIBUNnews.com Network
- Serambi Indonesia
- Sriwijaya Post
- Surya
- Banjarmasin Post
- Bangka Pos
- Pos Kupang
- Tribun Batam
- Tribun Jabar
- Tribun Jambi
- Tribun Jogja
- Tribun Kaltim
- Tribun Lampung
- Tribun Manado
- Tribun Medan
- Tribun Pontianak
- Tribun Pekanbaru
- Tribun Timur
- Tribun Jakarta
- Tribun Jateng
- Tribun Kalteng
- Tribun Jatim
- Tribun Gorontalo
© 2012 TRIBUNnews.com All Right Reserved | About Us | Privacy Policy | Help | Terms of Use | Redaksi | Info iklan | Contact Us | Lowongan

