Erupsi Gunung Lewotobi
Erupsi Gunung Lewotobi: Dalam 6 Jam Terjadi 4 Kali Gempa Erupsi dan 2 Gempa Hembusan
Gunung Lewotobi Laki-laki di Flores Timur masih erupsi, status Siaga Level III, warga diminta waspada radius 5 km.
Ringkasan Berita:
- Gunung Lewotobi Laki-laki, Flores Timur, NTT, masih menunjukkan aktivitas vulkanik tinggi dengan status Level III (Siaga).
- Dalam enam jam pengamatan, tercatat 4 gempa erupsi, 2 gempa hembusan, tremor non-harmonik, serta gempa tektonik.
- Warga diminta waspada radius 5 km dan potensi lahar hujan
TRIBUNNEWS.COM - Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), masih menunjukkan aktivitas vulkanik yang tinggi.
Gunung Lewotobi adalah gunung berapi kembar di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, terdiri dari dua puncak: Lewotobi Perempuan (1.703 mdpl) dan Lewotobi Laki-Laki (1.584 mdpl).
Saat ini, Lewotobi Laki-Laki sedang aktif erupsi dengan status Level III (Siaga).
Baca juga: Gunung Lewotobi Laki-laki Meletus Pagi Ini, Kolom Abu Capai 400 Meter
Pemantauan Gunung. Lewotobi
Dalam pemantauan selama enam jam terakhir pada Kamis (11/6/2026) pukul 00.00 hingga 06.00 WITA, tercatat sejumlah aktivitas kegempaan yang mengindikasikan gunung api tersebut masih aktif.
Petugas Pos Pengamatan Gunung Lewotobi Laki-laki, Fransiskus Xaverius Masan, melaporkan bahwa gunung yang berada pada ketinggian 1.584 meter di atas permukaan laut itu saat ini masih berstatus Level III atau Siaga.
"Pengamatan visual, Gunung api terlihat jelas hingga tertutup Kabut 0-I. Teramati asap kawah utama berwarna putih dengan intensitas tipis tinggi sekitar 50-100 meter dari puncak. Cuaca cerah hingga berawan, angin lemah ke arah barat dan barat laut," tulis dia dikutip dari laman magma.esdm.go.id.
Berdasarkan pengamatan klimatologi, cuaca di sekitar gunung terpantau cerah hingga berawan dengan suhu udara berkisar antara 20 hingga 22 derajat Celsius. Angin bertiup lemah ke arah barat dan barat laut.
Tercatat 4 Kali Gempa Erupsi
Dalam periode enam jam pengamatan tersebut, petugas mencatat berbagai jenis aktivitas kegempaan.
Sebanyak empat kali gempa Letusan/Erupsi terjadi dengan amplitudo 30,3-47,3 mm dan lama gempa 46-60 detik.
Selain itu, terpantau dua kali gempa Hembusan dengan amplitudo 4,4-7,4 mm dan durasi 32-42 detik.
Aktivitas lainnya meliputi tiga kali Tremor Non-Harmonik dengan amplitudo 5,9-10,5 mm dan lama gempa 66-77 detik.
Sementara itu, dua kali gempa Tektonik Lokal tercatat dengan amplitudo 10,5-14,8 mm, S-P 7,9-8,1 detik dan durasi 33-39 detik.
Sedangkan gempa Tektonik Jauh terjadi sebanyak tiga kali dengan amplitudo 2,9-44,4 mm, S-P 19,5-32,6 detik dan lama gempa 60-79 detik.
Aktivitas Magmatik Masih Tinggi
Sebelumnya, Pos Pengamatan Gunung Api resmi menaikkan status Gunung Lewotobi Laki-laki dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga) sejak Selasa (12/5/2026).
Kepala Pos Pengamatan Gunung Lewotobi Laki-laki, Herman Yoseph, mengatakan keputusan tersebut diambil setelah hasil pemantauan aktivitas vulkanik periode 1-11 Mei 2026 menunjukkan peningkatan yang signifikan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Gunung-Lewotobi-Laki-laki-Naik-Level-IV.jpg)