Minggu, 5 Februari 2012
Tribunnews.com

Teman Anak Gubernur Jabar Tembak Rekannya

Tribunnews.com - Sabtu, 4 September 2010 01:47 WIB
Share
Email
Print
  + Text 
Teman Anak Gubernur Jabar Tembak Rekannya
IST
ilustrasi
"Itu tidak ada unsur kesengajaan, karena memang anak-anak itu sedang bermain. Hanya kami juga tidak tahu dari mana dia mendapat mainan senjata itu
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Machmud Mubarok

TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG - Kejadian ini mungkin bisa jadi pelajaran bagi Anda yang memiliki putra-putri. Seorang teman anak Gubernur Jabar Ahmad Heryawan menembak rekannya sendiri menggunakan sebuah  senapan mainan berpeluru mimis.

Akibatnya, korban mengalami luka tembak cukup serius di badannya hingga bocah  tersebut harus dioperasi untuk mengeluarkan mimis. Peristiwa itu terjadi Jumat (3/9/2010) sore menjelang Magrib.

Hingga semalam, belum diketahui identitas korban dan pelaku yang menembakkan senapan mainan tersebut.

Sumber Tribun di Gedung Pakuan, tempat tinggal Gubernur Jabar, mengatakan, perisitwa itu terjadi jelang buka puasa, Jumat (3/9/2010). Saat itu, berkumpul sejumlah teman anak keempat Gubernur Jabar yang bernama Abdul Halim, yang masih duduk di bangku SD. Rencananya, mereka akan mengadakan buka puasa bersama.

Saat itu, Halim, anak Heryawan, tidak ada di Gedung Pakuan. Ia sedang mengikuti les. "Jadi anak-anak itu disuruh menunggu di Pakuan, karena Halim belum pulang les," kata sumber itu.

Ketika menunggu itulah, anak-anak teman Halim itu bermain. Entah bagaimana, ada anak yang membawa senjata mainan yang diduga berpeluru mimis, seperti peluru senapan angin. Tanpa disengaja, senapan meletus dan pelurunya mengenai salah seorang rekannya.

"Itu tidak ada unsur kesengajaan, karena memang anak-anak itu sedang bermain. Hanya kami juga tidak tahu dari mana dia mendapat mainan senjata itu," kata seorang sumber.

Hingga semalam,  para wartawan masih berkumpul di luar Gedung Pakuan mencoba mengonfirmasikan kejadian di Gedung Pakuan itu kepada Gubernur Ahmad Heryawan.

Namun mereka tak bisa masuk, karena pintu gerbang ditutup. Informasi yang didapat, di dalam Gedung Pakuan sudah ada petugas kepolisian dari Polrestabes Kota Bandung dan sedang berlangsung pertemuan.(*)

Editor: Anwar Sadat Guna  |  Sumber: Tribun Jabar
Akses Tribunnews.com lewat perangkat mobile anda melalui alamat m.tribunnews.com
Share
Email
Print
© 2012 TRIBUNnews.com All Right Reserved | About Us | Privacy Policy | Help | Terms of Use | Redaksi | Info iklan | Contact Us | Lowongan
Tribun, The National News Paper Kompas Gramedia Grup