TRIBUNnews.com Network
- Serambi Indonesia
- Sriwijaya Post
- Surya
- Banjarmasin Post
- Bangka Pos
- Pos Kupang
- Tribun Batam
- Tribun Jabar
- Tribun Jambi
- Tribun Jogja
- Tribun Kaltim
- Tribun Lampung
- Tribun Manado
- Tribun Medan
- Tribun Pontianak
- Tribun Pekanbaru
- Tribun Timur
- Tribun Jakarta
- Tribun Jateng
- Tribun Kalteng
- Tribun Jatim
- Tribun Gorontalo
Walah... Baliho Terbesar di Dunia Roboh Digerogoti Pemulung
Tribunnews.com - Sabtu, 4 September 2010 01:26 WIB
Museum Rekor Indonesia (MURI) mencatat baliho itu sebagai yang terbesar
di dunia dengan ukuran 1.000 meter persegi. Pada tanggal 25 Juni 2010,
Baliho itu diresmikan bertepatan dengan Hari Anti Narkoba Internasional
(HANI) dan ditandai dengan penyerahan sertifikat MURI oleh Jaya Suprana
kepada Ketua BNP Kepri HM Sani, yang kini jadi gubernur Kepri.
TRIBUNNEWS.COM, BATAM- Baliho raksasa 1.000 meter persegi bertuliskan Hidup Sehat Tanpa Narkoba roboh gara-gara besi penyangga diembat pemulung. Baliho berukuran 10 x 100 meter itu berada di Simpang Jam di Bukit Baloi Batam, Indonesia.
Museum Rekor Indonesia (MURI) mencatat baliho itu sebagai yang terbesar di dunia dengan ukuran 1.000 meter persegi. Pada tanggal 25 Juni 2010, Baliho itu diresmikan bertepatan dengan Hari Anti Narkoba Internasional (HANI) dan ditandai dengan penyerahan sertifikat MURI oleh Jaya Suprana kepada Ketua BNP Kepri HM Sani, yang kini jadi gubernur Kepri.
Baliho itu dibuat dalam waktu 10 hari oleh perusahaan advertising terkenal milik Tavip yang memberikan garansi satu bulan. Tapi gara-gara roboh ini dia bersedia memperpanjang jaminan perawatan dan patroli menghalau para pemulung di Batam yang ganas.
Menurut Jaya Suprana, baliho raksasa itu tidak ditemui di Tokyo, Paris, New York maupun kota lainnya. Jaya Suprana menyerahkan piagam penghargaan kepada pemrakarsa Balliho Anti Narkoba raksasa itu kepada Gubernur Kepri HM Sani, Kapolda Kepri Brigjen Pol Pudji Hartanto Iskandar dan Dir Narkoba Polda Kepri AKBP Agus Sadono.
"Iya memang ada angin kencang, tetapi bukan karena angin kencang penyebab robohnya sebagian Baliho itu. Tapi ternyata 5 besi penyangga Baliho sudah hilang diembat pemulung," kata Tavip Advertaising pembuat Baliho itu.
Pencurian besi di Batam merajalela, tidak hanya tiang baliho di pinggir jalan tapi juga besi penutup parit, tiang papan nama jalan dan reklame. Bahkan vinyl bahan penutup atap spanduk pun dicuri orang. (ditulis oleh Imbalo Iman Sakti, pembaca tribunnews.com di Batam)
Museum Rekor Indonesia (MURI) mencatat baliho itu sebagai yang terbesar di dunia dengan ukuran 1.000 meter persegi. Pada tanggal 25 Juni 2010, Baliho itu diresmikan bertepatan dengan Hari Anti Narkoba Internasional (HANI) dan ditandai dengan penyerahan sertifikat MURI oleh Jaya Suprana kepada Ketua BNP Kepri HM Sani, yang kini jadi gubernur Kepri.
Baliho itu dibuat dalam waktu 10 hari oleh perusahaan advertising terkenal milik Tavip yang memberikan garansi satu bulan. Tapi gara-gara roboh ini dia bersedia memperpanjang jaminan perawatan dan patroli menghalau para pemulung di Batam yang ganas.
Menurut Jaya Suprana, baliho raksasa itu tidak ditemui di Tokyo, Paris, New York maupun kota lainnya. Jaya Suprana menyerahkan piagam penghargaan kepada pemrakarsa Balliho Anti Narkoba raksasa itu kepada Gubernur Kepri HM Sani, Kapolda Kepri Brigjen Pol Pudji Hartanto Iskandar dan Dir Narkoba Polda Kepri AKBP Agus Sadono.
"Iya memang ada angin kencang, tetapi bukan karena angin kencang penyebab robohnya sebagian Baliho itu. Tapi ternyata 5 besi penyangga Baliho sudah hilang diembat pemulung," kata Tavip Advertaising pembuat Baliho itu.
Pencurian besi di Batam merajalela, tidak hanya tiang baliho di pinggir jalan tapi juga besi penutup parit, tiang papan nama jalan dan reklame. Bahkan vinyl bahan penutup atap spanduk pun dicuri orang. (ditulis oleh Imbalo Iman Sakti, pembaca tribunnews.com di Batam)
Editor: Iswidodo
Akses Tribunnews.com lewat perangkat mobile anda melalui alamat m.tribunnews.com
Nasional Terbaru
BERITA TERKINI
- Tandang ke Jepara, Persiba Bantul Bawa 19 Pemain
- Uang Rp 9 Miliar 'Terbang' ke Jakarta
- Pemainnya Mundur Berjamaah, Arema Minta Pengunduran…
- Hakim Syarifuddin Emoh Buktikan Asal-usul Hartanya
- Persela Lamongan Ngungsi ke Madiun
- Kas Hartadi Buta Kekuatan PSAP Sigli
- Mantan Juara Tenis Menuding Orangtua Bikin Tekor Rp542…
- Istri Polisi Dirampok dan Dianiaya
- Nyabu, 8 Polisi Bojonegoro Dipenjara 21 Hari
- Target Sriwijaya FC Curi Poin di Kandang PSAP dan…
TRIBUNnews.com Network
- Serambi Indonesia
- Sriwijaya Post
- Surya
- Banjarmasin Post
- Bangka Pos
- Pos Kupang
- Tribun Batam
- Tribun Jabar
- Tribun Jambi
- Tribun Jogja
- Tribun Kaltim
- Tribun Lampung
- Tribun Manado
- Tribun Medan
- Tribun Pontianak
- Tribun Pekanbaru
- Tribun Timur
- Tribun Jakarta
- Tribun Jateng
- Tribun Kalteng
- Tribun Jatim
- Tribun Gorontalo
© 2012 TRIBUNnews.com All Right Reserved | About Us | Privacy Policy | Help | Terms of Use | Redaksi | Info iklan | Contact Us | Lowongan


