Ibadah Haji 2010
Disediakan Payung Raksasa untuk Melempar Jumroh
Ada yang terbaru dari pembangunan di kawasan jamarat pada musim haji tahun ini
Payung raksasa tersebut menyerupai tenda besar yang berbentuk melingkar dengan pucuknya yang terbuka dan memperlihatkan rangka besi-besinya.
Tugu yang dinaungi tudung ini terdiri dari tiga buah dan disebut jumroh, kini seluruh kawasan tugu biasa disebut sebagai Jamarat. Ketiga tugu ini berdiri menjulang dari lantai terbawah (basement) hingga lantai teratas (lantai enam) tanpa terputus, karena dak beton di tiap-tiap lantai dibuat tidak menyambung dengan dengan tugu yang dimetaforakan sebagai syetan tersebut. Dibuat dinding pembatas setinggi satu meter dari alas dak untuk menghalangi manusia agar tidak terjatuh.
Melempar jumroh dimaksudkan sebagai lambang lemparan terhadap iblis yang dilaknat Allah.Jumroh ada tiga yakni jumroh kubro, jumroh wustho dan jumroh ula.
Ritual melempar jumroh mengikuti jejak nabi Ibrahim yang melemparkan batu pada iblis yang menggodanya agar menolak perintah Allah menyembelih putranya Ismail.
Sejumlah pekerja dari berbagai negara hingga hari ini, Rabu (10/11/2010) masih melakukan proses finishing payung tersebut. Mereka mengecek rangka-rangkanya dengan tangga mesin. Sebagian pekerja lainnya melakukan bersih-bersih.(nu.or.id)