Moody's Kaji Naikkan Peringkat Ekonomi RI
Lembaga pemeringkat internasional Moody's mengkaji ulang untuk menaikkan peringkat obligasi luar negeri dan dalam negeri Indonesia.
Penulis:
Hasanudin Aco
Editor:
Anwar Sadat Guna
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Lembaga pemeringkat internasional Moody's mengkaji ulang untuk menaikkan peringkat obligasi luar negeri dan dalam negeri Indonesia yang saat ini berada pada Ba2 dengan prospek (outlook) positif.
Dalam informasi tertulis yang dipublikasikan Wakil Presiden Moody's sekaligus Analis Aninda Mitra disebutkan beberapa alasan itu. Di antaranya Moody's melihat ketahanan perekonomian Indonesia berkelanjutan dan disertai dengan keseimbangan ekonomi makro.
Posisi utang pemerintah dan luar negeri serta cadangan devisa juga terus membaik. Selain itu kerangka kebijakan ekonomi Indonesia semakin membaik apalagi menghadapi tantangan makroekonomi negara berkembang.
Dijelaskan review rating Ba1 juga diberlakuka untuk obligasi Indonesia dalam mata uang asing (FC) dan Ba3 untuk deposito bank FC. Sementara utang jangka pendek Pemerintah dalam mata uang asing tidak terpengaruh.
Sebelumnya Moody's telah mereview peringkat obligasi valas dan rupiah RI yang berperingkat Ba2 pada Juni lalu dengan memberikan outlook positif, lalu di upgrade pada September 2009.
Penilaian ini diberikan karena perekonomian Indonesia terbukti tahan terhadap krisis global (2008), kemampuan pemerintah mengelola dinamika politik dalam negeri serta menjaga agenda reformasi domestik.
"Kami sekarang tengah mereview tingkat Sovereign kredit Indonesia yang kemungkinan akan diupgrade karena pemulihan ekonomi dipertahankan dan inflasi fundamental yang cukup baik," kata Aninda.