TRIBUNnews.com Network
- Serambi Indonesia
- Sriwijaya Post
- Surya
- Banjarmasin Post
- Bangka Pos
- Pos Kupang
- Tribun Batam
- Tribun Jabar
- Tribun Jambi
- Tribun Jogja
- Tribun Kaltim
- Tribun Lampung
- Tribun Manado
- Tribun Medan
- Tribun Pontianak
- Tribun Pekanbaru
- Tribun Timur
- Tribun Jakarta
- Tribun Jateng
- Tribun Kalteng
- Tribun Jatim
- Tribun Gorontalo
- Tribun Sumsel
Uang Korupsi Dipakai Amankan Presiden
Tribunnews.com - Rabu, 9 Maret 2011 14:15 WIB

tribun manado
Walikota Tomohon Jefferson Rumajar
Berita Lainnya
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Vanroy Pakpahan
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sejumlah sekitar Rp 30 miliar uang kas daerah Pemerintah Kota Tomohon, mengalir sampai jauh. Uang yang diduga dikorupsi Walikota Jefferson Rumajar ternyata turut digunakan dalam pengamanan kunjungan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
Hal itu diungkapkan mantan Bendahara Pengeluaran Sekretaris Kota Tomohon Edward A Paat dalam kesaksiannya dalam sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor, Selasa (8/3/2011).
Bahkan, menurut Evo, begitu Edward biasa disapa, sebagian dari uang itu dipergunakan untuk biaya pengamanan kunjungan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ke Tomohon.
"Nggak ingat berapa (jumlahnya). Ada sekitar Rp 50 juta," ujar Evo mengungkap besaran dana kas daerah yang dipakai untuk biaya pengamanan kunjungan Presiden itu.
Presiden SBY tercatat dua kali kunjungi Tomohon. Kunjungan pertama, 20 Januari 2006, Yudhoyono datang meresmikan Kompleks Sekolah Sekolah Menengah Atas (SMA) Lokon St. Nikolaus yang berlokasi di Kelurahan Kakaskasen II, Kecamatan Tomohon Utara.
Setahun kemudian, 13 Januari 2007, Yudhoyono kembali datang kembali ke Kota Tomohon. Pada kunjungan kedua, SBY meresmikan Pabrik Gula Aren pertama di dunia, yang terletak di Desa Tondangow, Kecamatan Tomohon Selatan.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sejumlah sekitar Rp 30 miliar uang kas daerah Pemerintah Kota Tomohon, mengalir sampai jauh. Uang yang diduga dikorupsi Walikota Jefferson Rumajar ternyata turut digunakan dalam pengamanan kunjungan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
Hal itu diungkapkan mantan Bendahara Pengeluaran Sekretaris Kota Tomohon Edward A Paat dalam kesaksiannya dalam sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor, Selasa (8/3/2011).
Bahkan, menurut Evo, begitu Edward biasa disapa, sebagian dari uang itu dipergunakan untuk biaya pengamanan kunjungan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ke Tomohon.
"Nggak ingat berapa (jumlahnya). Ada sekitar Rp 50 juta," ujar Evo mengungkap besaran dana kas daerah yang dipakai untuk biaya pengamanan kunjungan Presiden itu.
Presiden SBY tercatat dua kali kunjungi Tomohon. Kunjungan pertama, 20 Januari 2006, Yudhoyono datang meresmikan Kompleks Sekolah Sekolah Menengah Atas (SMA) Lokon St. Nikolaus yang berlokasi di Kelurahan Kakaskasen II, Kecamatan Tomohon Utara.
Setahun kemudian, 13 Januari 2007, Yudhoyono kembali datang kembali ke Kota Tomohon. Pada kunjungan kedua, SBY meresmikan Pabrik Gula Aren pertama di dunia, yang terletak di Desa Tondangow, Kecamatan Tomohon Selatan.
Penulis: Vanroy Pakpahan | Editor: Ade Mayasanto
Akses Tribunnews.com lewat perangkat mobile anda melalui alamat m.tribunnews.com
Nasional Terbaru
TRIBUNnews.com Network
- Serambi Indonesia
- Sriwijaya Post
- Surya
- Banjarmasin Post
- Bangka Pos
- Pos Kupang
- Tribun Batam
- Tribun Jabar
- Tribun Jambi
- Tribun Jogja
- Tribun Kaltim
- Tribun Lampung
- Tribun Manado
- Tribun Medan
- Tribun Pontianak
- Tribun Pekanbaru
- Tribun Timur
- Tribun Jakarta
- Tribun Jateng
- Tribun Kalteng
- Tribun Jatim
- Tribun Gorontalo
- Tribun Sumsel
© 2012 TRIBUNnews.com All Right Reserved | About Us | Privacy Policy | Help | Terms of Use | Redaksi | Info iklan | Contact Us | Lowongan

