Sabtu, 30 Agustus 2025

LGN Ajak Pemerintah Lakukan Penelitian Ganja

Disaat 10 kepala negara berkumpul besok, Sabtu (7/5/2011) di Jakarta Convetion Center (JCC) dalam rangka KTT ASEAN ke 18.

Penulis: Adi Suhendi
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-inlihat foto LGN Ajak Pemerintah Lakukan Penelitian Ganja
tribunnews/dany permana
Sekelompok pengunjuk rasa dari Global Marijuana march menggelar aksi damai menuntut pemerintah Indonesia melegalkan penggunaan ganja, di Bunderan Hotel Indonesia (HI) Sabtu (1/5). Mereka mengkampanyekan bahwa ganja adalah barang konsumsi yang aman bagi manusia, dan bahwa ganja adalah bukan bagian dari narkotika.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Disaat 10 kepala negara berkumpul besok, Sabtu (7/5/2011) di Jakarta Convetion Center (JCC) dalam rangka KTT ASEAN ke 18. Sekitar 100 sampai 200 orang akan melakukan aksi damai Lingkar Ganja Nusantara (LGN) dengan menyebarkan selebaran dan berorasi selama dua jam di Tugu Tani.

"Ini dalam rangka Global Mariyuana March yang diadakan tiap tahun pada sabtu pertama bulan Mei," kata ketua LGN Dira Naraya, Jumat (6/5/2011).

Tujuan aksi tersebut menurut Dira, mendorong pemerintah untuk melakukan penelitian tanaman ganja. "Selama ini opini masyarakat selalu negatif terhadap ganja," katanya.

Jelasnya, ada dua alasan penelitian tehadap tanaman ganja, pertama dari sisi manfaat. Kata dia ganja bermanfaat untuk industri dan medis.

"Di industri bisa produksi 50 ribu produk termasuk kosmetik dari ganja. Dibidang medis, sebenarnya manusia sudah memakai ganja dari tahun 3000 sebelum masehi," jelasnya.

Alasan kedua, menurutnya terkait HAM. Dira mempertanyakan relevansi antara orang menghisap ganja dengan penjara.

"Dimana relevansinya orang hisap ganja dengan penjara, itukan pilihan, sama seperti rokok, kopi, atau makan kentang," kata dia.

Dikatakan Dira, pihaknya sudah mengajukan organisasi Yayasan Penelitian Tanaman Ganja dan sudah disetujui Menkumham.

"Tapi terkendala proses AD/ART di Kumham. Makanya melalui momen ini, kami meminta pemirintah sama-sama meneliti ganja," tegasnya.
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan