Selasa, 9 Juni 2026

Kalapas Salemba Diminta Jelaskan Status Asimilasi Misbakhun

Kalapas Salemba harus bisa menjelaskan kasus dipergokinya Misbakhun di sebuah mal di Jakarta, padahal statusnya masih narapidana.

Tayang:
Editor: Gusti Sawabi


Laporan Wartawan Tribunnews.com, Willy Widianto

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kalapas Salemba -- tempat politisi PKS, Misbakhun dipenjara terkait kasus L/C fiktif -- harus bisa menjelaskan apa yang terjadi sebenarnya. Hal tersebut menyusul dipergokinya Misbakhun di sebuah mal di Jakarta, padahal statusnya masih narapidana.

"Pimpinan lapas tentunya dia yang mengetahui dan tentunya dirjen yang mengetahui asimilasi ini harus bisa menjelaskan,"ujar Wakil Ketua DPR, Pramono Anung saat ditemui di gedung DPR, Jakarta, Kamis (14/7/2011).

Menurut Pramono, kalau sudah jelas posisinya Misbakhun mendapatkan asimilasi maka jangan diperlakukan tidak adil karena itu sudah menjadi haknya. Sebaliknya, kalau belum jelas statusnya tentu ada indikasi pelanggaran.

"Semakin membuktikan bahwa tempat tahanan bisa diatur soal itu tentunya para tahanan yang punya dana cukup,"jelasnya.

Dua sisi itulah lanjut Pramono yang harus dilihat secara baik dan cermat.

"Dua sisi itulah kalau sudah haknya jangan menghukum Misbakhun, dan sebaliknya lagian dia sudah tak jadi anggota DPR secara politik tidak punya pengaruh apa-apa," katanya.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved