Rabu, 23 Mei 2012
Tribunners

Tribunners / Citizen Journalism


Wakil Bupati Sintang Buka Bersama Anak Yatim

Tribunnews.com - Jumat, 26 Agustus 2011 10:20 WIB
Share
Email
Print
 Text  +  

Oleh: Syukur Saleh *)

TRIBUNNEWS.COM - Bulan suci Ramadhan 1432 Hijriah yang jatuh pada bulan Agustus 2011 ini dimanfaatkan oleh Wakil Bupati Sintang, Drs. Ignasius Juan, MM untuk menjalin dan mempererat tali silaturahmi dan berbagi kasih dengan anak-anak yatim piatu yang tinggal di Panti Asuhan HIRA Baning Kota dan Panti Asuhan Muhamadyah Sintang.

Dalam acara buka puasa yang yang dilaksanakan pada Kamis (25/8/2011) yang dipusatkan di Panti Asuhan Muhamadyah tersebut, Wakil Bupati Sintang membagikan kain sarung bagi anak laki-laki dan kerudung bagi anak yang wanita. Wakil Bupati Sintang juga menyerahkan bantuan dari Pemkab Sintang berupa perlengkapan sholat dan baju koko bagi kedua panti asuhan.

Wakil Bupati Sintang Ignasius Juan menjelaskan, acara buka puasa yang dilaksanakan tersebut sebagai sarana silaturahmi dengan kepala SKPD, tokoh masyarakat dan anak yatim piatu. Acara ini sangat penting artinya dalam rangka memberikan warna dalam menjalankan ibadah puasa dan memperingati HUT Proklamasi RI yang ke 66 tahun 2011 ini.

Pengurus Daerah Muhamadyah Kabupaten Sintang, Drs. Senen Maryono, M. Si selaku tuan rumah menyampaikan terima kasih kepada Wakil Bupati Sintang yang sudah mengalihkan tempat acara berbuka puasa ini, yang seharusnya dilaksanakan di Rumah Dinas Wakil Bupati Sintang, namun diadakan di panti asuhan.

Panti Asuhan Muhamadyah ini secara khusus untuk menampung anak yatim piatu yang laki-laki yang saat ini berjumlah 15 orang.

Kata Senen, Pengurus Daerah Muhamadyah Kabupaten Sintang sudah merencanakan membangun Politeknik Muhamadyah. Dan umat Islam di Kota Sintang juga akan segera membangun masjid yang besar di sekitar Tugu BI. ”Kami mohon Pemkab Sintang bisa membantu kami mewujudkan cita-cita mulia ini,” katanya.

Ustad Wasilun, S.Ag, M.Pd yang merupakan dosen Universitas Muhamadyah Pontianak dan Pengurus Muhamadyah Propinsi Kalimantan Barat dalam tausyiahnya menjelaskan bahwa bulan suci ramadhan memiliki makna kebersamaan membangun kepedulian kepada sesame manusia terlebih kepada yang kurang mampu.

”Selama ramadhan kita lapar, tetapi masih dibatasi oleh waktu. Tetapi ada yang lapar tanpa dibatasi oleh waktu yakni kaum miskin. Untuk itu, kita wajib menyisihkan harta kita untuk membantu mereka,” ucapnya.

Agama Islam mengajarkan kepada umatnya untuk tidak mengejek orang lain atau mengejek kelompok lain, karena bisa saja orang lain atau kelompok lain lebih baik dari kita. Inilah nilai universal yang diajarkan oleh Islam. Bulan puasa juga kita dididik untuk taat beragama dan taat pada aturan yang ada di bangsa ini dan salah satunya ialah taat dengan aturan lalu lintas secara sadar. Nah, kalau kita menjalankan ibadah puasa dengan baik, maka bangsa kita jauh akan lebih baik karena berkurangnya pelanggaran hukum.

Hadir dalam acara berbuka puasa tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang Drs. H. Zulkifli, HA, M. Si, anggota DPRD Sintang Akhmad Sutarmin, Kepala Kantor Kementerian Agama Sintang, Ketua MUI H. Ni’am Husni, para kepala SKPD dan anak yatim piatu dari Panti Asuhan Muhamadyah dan Panti Asuhan HIRA Baning.

*) Penulis adalah Staf Humas Pemkab Sintang


Tribunners merupakan jurnalisme warga, dimana warga bisa mengirimkan hasil dari aktivitas jurnalistiknya ke Tribunnews, dengan mendaftar terlebih dahulu atau dikirim ke email redaksi@tribunnews.com
Akses Tribunnews.com lewat perangkat mobile anda melalui alamat m.tribunnews.com
Share
Email
Print
© 2012 TRIBUNnews.com All Right Reserved | About Us | Privacy Policy | Help | Terms of Use | Redaksi | Info iklan | Contact Us | Lowongan
Tribun, The National News Paper Kompas Gramedia Grup