Rabu, 23 Mei 2012
Tribunnews.com

Kemana Sisa Uang Pembatalan Gedung Baru DPR?

Tribunnews.com - Sabtu, 29 Oktober 2011 13:26 WIB
Share
Email
Print
 Text  +  
Kemana Sisa Uang Pembatalan Gedung Baru DPR?
Rancangan gedung baru DPR 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Jauh-jauh hari, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) secara resmi mengumumkan pembatalan rencana pembangunan gedung baru DPR. Uang yang disediakan untuk rencana itu, akhirnya dikembalikan ke kas negara. Sedianya, dana untuk rencana ini sebesar Rp 800 miliar.

Dana Rp 118 miliar dari Rp 800 miliar akibat pembatalan itu, tentunya hangus. Lalu, kemana 'lari'-nya sisa uang itu pembatalan gedung baru DPR itu? Hal ini, yang kemudian dipertanyakan oleh Koordinator Investigasi dan Advokasi Seknas Fitra, Ucok Sky Khadafi. Ia kemudian meminta kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk melakukan investigasi sisa uang rencana pembangunan gedung baru DPR

BPK harus melakukan audit investigasi terhadap anggaran yang sudah dipakai terkait rencana pembangunan gedung baru DPR, yang batal. FITRA juga mencurigai, pemakaian anggaran ini terlalu besar, boros, dan pihak DPR harus mempertanggungjawaban realisasi anggaran ini," ungkapnya kepada tribun, Sabtu (29/10/2011).

Ditegaskan, selama ini, tidak ada penjelasan dari pihak dpr, anggaran rencana pembangunan gedung baru DPR untuk apa saja dipergunakan.

Tanpa ada audit investigasi, katanya lagi, berarti DPR tidak bisa mempertanggungjawaban anggaran ini. Dan aparat penegak hukum, seharusnya bisa melakukan penyelidikan terhadap anggaran ini.

‎​"Masa KPK bisanya menangkap anggota DPR saja, pegawai PNS sekretariat juga. KPK harus berani melakukan penyelidikan atas hal ini," Ucok menegaskan.


Penulis: Rachmat Hidayat  |  Editor: Johnson Simanjuntak
Akses Tribunnews.com lewat perangkat mobile anda melalui alamat m.tribunnews.com
Share
Email
Print
© 2012 TRIBUNnews.com All Right Reserved | About Us | Privacy Policy | Help | Terms of Use | Redaksi | Info iklan | Contact Us | Lowongan
Tribun, The National News Paper Kompas Gramedia Grup