KAI Imbau Masyarakat tak Paksakan Mudik dengan Kereta Api
Kepala Humas PT. KAI Daops I, Mateta Rizalulhaq mengimbau masyarakat untuk tak memaksakan diri mudik dengan kereta api.
Laporan Wartawan Tribunnews.com Andrian Salam Wiyono
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Memasuki Natal dan Tahun Baru tradisi mudik di Indonesia masih kental. Namun apa jadinya jika mayoritas masyarakat menginginkan kereta api dijadikan sarana transportasi mereka sebagai perjalanan jarak jauh.
"Kami mengimbau kepada masyarakat agar tidak selalu memaksakan untuk mudik menggunakan kereta api," ujar Kepala Humas PT. KAI Daops I, Mateta Rizalulhaq, kepada Tribunnews, Sabtu (24/12/2011), di Jakarta.
Menurutnya, PT Kereta Api Indonesia berkomitmen ingin meningkatkan pelayanan dengan kenyamanan bagi masyarakat. Sesusai yang telah diujicobakan sejak Oktober, kata Mateta, bahwa kini tak ada lagi penumpang kereta api yang berdiri.
"Kita sudah pastikan bahwa sejak Oktober lalu, bagi pemegang tiket baik itu kelas bisnis maupun ekonomi sudah dipastikan duduk," ungkapnya seraya menegaskan, akan menindak tegas penumpang yang tak bertiket.
Selain itu meski tingkat keamanan di sekitar Stasiun sudah ditingkatkan, tambah Mateta, agar masyarakat tetap waspada dengan barang bawaanya.