Rabu, 23 Mei 2012
Tribunnews.com

Jenazah Mahasiswa Malaysia Dijemput Pamannya

Tribunnews.com - Selasa, 17 Januari 2012 17:44 WIB
Share
Email
Print
 Text  +  
Jenazah Mahasiswa Malaysia Dijemput Pamannya
ilustrasi

Laporan wartawan Tribun Medan, M Azhari Tanjung

TRIBUNNEWS.COM, MEDAN - Jenazah warga negara Malaysia Sethubatthi Rad (20) mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi USU yang tewas tenggelam di danau dua warna hanya di jemput pamannya, Singaravelan AL Minor (48) dan Ramaiah (45) sekira pukul 07.30 WIB. JEnazah korban sendiri diberangkatkan ke Perak Malaysia dengan menumpang pesawat Malaysia Air Lines (MAS).

"Iya pagi tadi, diambil dari RS H adam MAlik, dan sekitar pukul 08.00 diberangkatkan melalui Kargo Mas Airlance," terang Kapolsek Pancur Batu Kompol Ruruh Wicaksono kepada Tribun, Selasa (17/1/2012).

Ia mengatakan, tidak dijemputnya jenazah oleh orang tua RAt, karena kedua orang tuanya sudah tua dan hanya diwakilkan oleh pamannya.

"Tidak ada dilakukan otopsi di RS Adam Malik, hal ini sesuai dengan permintaan paman korban. Korban sendiri hanya dilakukan visum luar saja dan tidak ada tanda-tanda bekas kekerasan," sebutnya

Sementara itu, Sormin penjaga kamar Mayat ketika ditemui Tribun pada pukul 09.00 WIB mengatakan, jenazah Rat sudah diambil keluarganya sekira subuh tadi. "Kalau tak salah aku pada pukul 05.00 WIB," terangnya.

Dijelaskan, saat intu banyak teman-teman Rad yang turut mengantar jenazah ke bandara. Jenazah Korban katanya, langsung dibawa ke polonia.


Editor: Hendra Gunawan  |  Sumber: Tribun Medan
Akses Tribunnews.com lewat perangkat mobile anda melalui alamat m.tribunnews.com
Share
Email
Print
© 2012 TRIBUNnews.com All Right Reserved | About Us | Privacy Policy | Help | Terms of Use | Redaksi | Info iklan | Contact Us | Lowongan
Tribun, The National News Paper Kompas Gramedia Grup