Rabu, 23 Mei 2012
Tribunners

Tribunners / Citizen Journalism


Pesan Presiden SBY pada Perayaan Imlek 2563

Tribunnews.com - Jumat, 3 Februari 2012 21:51 WIB
Share
Email
Print
 Text  +  
Pesan Presiden SBY pada Perayaan Imlek 2563
Presiden SBY 

Ditulis Drg Erwin Sutono Sekretaris MAKIN Kota Makassar

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Ibu Negara Hj Ani Bambang Yudhoyono menghadiri perayaan tahun baru Imlek Nasional 2563, Jumat (3/2/2012) pukul 16.00 WIB, di Plenary Hall, Jakarta Convention Center.

Acara yang diadakan oleh Majelis Tinggi Agama Konghucu Indonesia (Matakin) ini bertemakan ‘Insan Beriman dan Luhur Budi, Hidup Rukun Meski Berbeda’.

Turut hadir Wapres Boediono dan Ibu Herawati Boediono. Perayaan yang dihadiri sekitar 6 ribu orang ini merupakan perayaan Imlek ke-13 secara berurutan.

Di awal sambutannya, Presiden mengucapkan selamat tahun baru Imlek kepada segenap umat Konghucu. “Saya turut berdoa, semoga di Tahun Naga Air ini saudara-saudara senantiasa diberi kebahagiaan, kesejahteraan, dan keberuntungan.” ujar SBY.

Perayaan tahun baru Imlek telah menjadi pesta rakyat di seluruh pelosok tanah air. Di banyak tempat dipertunjukkan atraksi barongsai, lampion, dan beragam aksesori budaya etnis Tionghoa.

“Ini menunjukkan bahwa bangsa kita benar-benar menjunjung tinggi nilai-nilai kebersamaan, meneguhkan semangat Bhineka Tunggal Ika, dan memberi ruang besar bagi masyarakat Tionghoa tanpa ada lagi sikap diskriminasi,” SBY menjelaskan.

Kenyataan ini patut kita syukuri, selain merupakan pengakuan, penghargaan, dan penghormatan kepada etnis Tionghoa dan umat Konghucu.

“Sekaligus juga menjadi bagian terpadu dari mozaik keragaman etnis dan budaya bangsa kita yang majemuk,” Kepala Negara menambahkan.

Melalui perayaan Imlek, lanjut Presiden, bangsa Indonesia telah menunjukkan kesadaran bersama untuk saling menghormati dan menerima perbedaaan. “Persaudaraan kita sebagai sebuah bangsa harus makin kuat dan makin kokoh,” SBY menegaskan.

“Persaudaraan kita sebagai sebuah bangsa tidak boleh terganggu dan tidak boleh terpisahkan oleh perbedaan etnis dan perbedaan agama yang kita yakini,” SBY menambahkan.

Presiden SBY berharap agar umat Konghucu berbahagia dan sejahtera di Tahun Naga Air ini. “Semoga tahun yang baru ini, akan membawa keberkatan dan keberuntungan bagi saudara-saudara yang merayakannya,” ujar Kepala Negara.

Dalam kesempatan ini juga dipanjatkan doa Imlek, aksi kesenian harmoni nusantara, tari kontemporer, dan atraksi Barongsai.

Hadir sejumlah menteri KIB II, diantaranya Menag Suryadharma Ali, Menpora Andi Mallarangeng, dan Menteri Hukum dan HAM Amir Syamsudin. Tampak pula Kapolri Jenderal Timur Pradopo, Ketua Matakin Wawan Winarta, dan Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo.


Tribunners merupakan jurnalisme warga, dimana warga bisa mengirimkan hasil dari aktivitas jurnalistiknya ke Tribunnews, dengan mendaftar terlebih dahulu atau dikirim ke email redaksi@tribunnews.com
Akses Tribunnews.com lewat perangkat mobile anda melalui alamat m.tribunnews.com
Share
Email
Print
© 2012 TRIBUNnews.com All Right Reserved | About Us | Privacy Policy | Help | Terms of Use | Redaksi | Info iklan | Contact Us | Lowongan
Tribun, The National News Paper Kompas Gramedia Grup