Rabu, 23 Mei 2012
Tribunnews.com

SBY Sentil Pengusaha Tionghoa Lebih Perhatikan Upah Buruh

Tribunnews.com - Jumat, 3 Februari 2012 20:01 WIB
Share
Email
Print
 Text  +  
SBY Sentil Pengusaha Tionghoa Lebih Perhatikan Upah Buruh
TRIBUNNEWS.COM/HERUDIN
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Andri Malau

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA — Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) 'menyentil' pengusaha Tionghoa untuk adil mengenai pemberian upah terhadap buruh.

SBY mengharapkan, saat pengusaha terus mendapatkan keuntungan yang berlipat, hendaknya juga disertai dengan peningkatan upah buruh, sehingga buruhpun bisa sejahtera.

“Kepada saudara-saudara yang bergerak di dunia usaha, dari komunitas dan kalangan manapun, sekali lagi saya mengajak saudara-saudara untuk memberikan penghargaan kepada para buruh dengan mengedepankan sisi keadilan," seru Presiden SBY saat menyampaikan sambutan dalam perayaan Tahun Baru Imlek 2563, di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Jumat (3/2/2012).

"Saya berharap, kalangan dunia usaha dapat menyesuaikan upah buruh sesuai dengan kemampuan dan skala perusahaan saudara. Kita perlu mengedepankan rasa keadilan,” tegas SBY.

Diungkapkan Presiden, kita patut bersyukur karena kondisi perekonomian terus membaik, dan dunia usaha juga terus tumbuh.

Pertumbuhan ekonomi dan dunia usaha tentu juga harus diikuti pula oleh kesejahteraan para buruh.

Alangkah tidak adilnya, tegas SBY, jika perusahaan terus meningkat dengan keuntungan berlipat, tetapi para buruhnya tidak meningkat kesejahteraan dan penghasilannya.

“Kita tidak boleh hanya menunggu para buruh harus terus menerus menuntut keadilan. Kita harus arif dan sadar memikirkan taraf hidup mereka,” seru SBY lagi.

Presiden juga mengajak pelaku usaha mencari solusi terbaik, agar kehidupan para buruh lebih sejahtera, dan kalangan dunia usaha juga dapat terus tumbuh dan berkembang.

Dan itu adalah suatu keadaan yang saling menguntungkan bagi kedua belah pihak.

Sungguhpun demikian, pesannya, kepada para pekerja diharapkan juga tidak perlu harus melakukan tindakan yang mengganggu kepentingan masyarakat luas. “Salurkan aspirasi saudara-saudara secara tertib dan damai,” pesan SBY.

“Saya mengajak saudara-saudara untuk menjadikan Tahun Baru ini sebagai ladang amal, lebih banyak berbuat kebajikan, dan meningkatkan kepedulian sosial terhadap sesama. Mari kita tingkatkan kesetiakawanan dan rasa kebersamaan dengan sesama warga bangsa. Tingkatkan pula keluhuran budi, sikap solidaritas, dan lebih banyak berbuat kebajikan,” ucap SBY.


Penulis: Srihandriatmo Malau  |  Editor: Anwar Sadat Guna
Akses Tribunnews.com lewat perangkat mobile anda melalui alamat m.tribunnews.com
Share
Email
Print
© 2012 TRIBUNnews.com All Right Reserved | About Us | Privacy Policy | Help | Terms of Use | Redaksi | Info iklan | Contact Us | Lowongan
Tribun, The National News Paper Kompas Gramedia Grup