Carlos Tevez Ngoceh Tentang Mancini
Carlos Tevez mengungkapkan alasannya menolak bermain pada laga kontra Bayern Munchen September lalu.
TRIBUNNEWS.COM, MANCHESTER - Carlos Tevez mengungkapkan alasannya menolak bermain pada laga kontra Bayern Munchen September lalu. Penyerang asal Argentina itu menyebut Mancini memperlakukannya seperti anjing pada pertandingan itu.
Sejak menolak untuk diturunkan sebagai pemain pengganti pada laga tersebut, sang pemain tak pernah masuk dalam daftar pemain The Citizens. Tevez pun kini menghabiskan beberapa bulan terakhir di kampung halamannya usai gagal pindah pada Januari lalu. Dan kini, jelang kembalinya ke Etihad, Tevez pun buka suara soal insiden pada laga Bayern itu. Ia pun mengungkapkan mengenai perlakuan buruk Mancini pada laga itu.
"Aku sedang dalam suasana hati yang buruk dan ketika De Jong masuk menggantikan Dzeko, saat itu kami ketinggalan 0-2, aku pikir itu pergantian yang defensif. Jadi, aku kembali duduk. Padahal aku sudah melakukan pemanasan selama 10 menit. Tapi, dia seperti memilih kalah 0-2 ketimbang 4-0," tutur Tevez kepada Sky Sports .
"Jadi, aku kembali duduk dan pada saat yang sama Dzeko keluar dan amat marah kepada Mancini. Dia kemudian melihat lorong yang ditutup sehingga duduk di sebelah Mancini dan mereka mulai berargumen," lanjutnya.
"Dzeko berbicara bahasa Bosnia dan Mancini menyumpahinya dengan bahasa Italia, jadi itu sangat kacau. Aku duduk dan ketika dia melihatku, kamu bisa bayangkan apa yang terjadi. Dia sedang berada dalam perdebatan. Dia lalu menyuruhku untuk melakukan pemanasan dan memperlakukanku seperti anjing. Ketika dia berbicara dengan nada seperti itu, aku mengatakan tak ingin dimainkan," papar sang penyerang.
"Jadi, sebenarnya aku ingin bermain, tapi manajer berada dalam suasana hati yang buruk dan bertengkar dengan Dzeko. Aku pun ikut disumpahinya. Aku sedang duduk tenang. Mancini mengatakan sejumlah hal buruk kepadaku," beber eks pemain Manchester United itu.