Kamis, 11 Juni 2026

Indeks Saham Asia Naik Signifikan

Indeks saham di Asia berhasil ditutup naik yang cukup signifikan di tengah kekhawatiran harga minyak mentah dunia yang mendekati level

Tayang:
Editor: Anwar Sadat Guna

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Steven Greitness

TRIBUNNEWS.COM, PONTIANAK - Indeks saham di Asia berhasil ditutup naik yang cukup signifikan di tengah kekhawatiran harga minyak mentah dunia yang mendekati level tertinggi dalam 9 bulan terakhir.

Kendati demikian, perdagangan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih belum berhasil keluar dari zona merah.

"Sampai pada penutupan sesi kedua hari ini tetap berada di zona merah, dengan tutup pada level 3.958 atau turun 36.21 (-0.90%)," kata Heri Halidi, Branch Manager Reliance Sekuritas Pontianak.

Ia memaparkan, investor di Asia menganggap lonjakan harga minyak mentah dunia sebagai undangan untuk memburu saham-saham sektor energi.

Sedangkan yang turut menopang pergerakan naik indeks adalah data HSBC Flash Purchasing Manager Index (PMI) yang memperlihatkan aktifitas pabrikan di China untuk bulan Februari mencapai level 49.7.

Tertinggi dalam 4 bulan namun masih sedikit berada dalam teritori kontraksi atau di bawah level 50.

Data ini memberi indikasi data PMI yang sebenarnya yaitu indeks pekan depan akan berada di sekitar level 50 yang juga batas antara ekspansi dan kontraksi.
Artinya, pintu masih terbuka bagi China untuk lebih melonggarkan
kebijakan moneter untuk menopang pertumbuhan ekonomi.

Indeks saham di Eropa ditutup turun setelah data mengenai aktifitas bisnis di kawasan zona Euro secara tak terduga memberi signal kontraksi di bulan Februari dan Fitch kembali menurunkan rating kredit Yunani.

Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved