MOU Sidomuncul Dengan Kementrian PDT dan PBNU
Sidomuncul bersama dengan Kementerian PDT dan PBNU menandatangani MOU operasi katarak gratis untuk 2.000 penderita buta katarak.
TRIBUNNEWS.COM JAKARTA - Setelah berakhirnya program CSR bantuan operasi katarak untuk 6.000 pasien warga kurang mampu untuk tahun 2011 November tahun lalu disaksikan oleh Wakil Presiden RI Prof. Dr. Boediono, M.Ec di Departemen Mata RSCM Unit Kirana Jakarta, SidoMuncul bersama PERDAMI kembali melanjutkan kerjasamanya untuk bantuan operasi katarak gratis untuk 12.000 penderita buta katarak tahun 2012.
Agar dapat di akses di seluruh Indonesia, Sidomuncul bersama PERDAMI bekerjasama dengan banyak instansi, lembaga maupun LSM.
Untuk dapat mencapai daerah-daerah terpencil tempat kantong-kantong katarak di seluruh Indonesia, Rabu (22/2/2012) bertempat di Pabrik Sidomuncul, Ungaran Semarang Jawa Tengah, Sidomuncul bersama dengan Kementerian PDT dan PBNU menandatangani MOU operasi katarak gratis untuk 2.000 penderita buta katarak.
Penandatanganan dilakukan oleh Dirut PT Sidomuncul Irwan Hidayat, Menneg PDT Ir. H. A. Helmi Faisal Zaini dan Ketua PBNU Prof. Dr. KH. Said Agil Siradj.
Kerjasama dengan PBNU sebelumnya telah dilakukan Sidomuncul bersama PERDAMI cabang Jatim di Surabaya untuk operasi katarak bagi 500 pasien beberapa waktu lalu.
Bantuan operasi katarak untuk 12.000 penderita buta katarak telah dimulai awal tahun dibeberapa Rumah Sakit yaitu Klinik Darma Usada Netral Pelabuhan Ratu, Puskesmas Mantingan Kab. Ngawi, Puskesmas Mojo Agung Jombang, BKMM Cilacap, Polda Metro Jaya Jakarta, RS Mata Undaan Surabaya, Klinik Mata Tritya Surabaya, dan RSU Wakatobi. Jumlah pasien yang telah dioperasi sampai saat ini sebanyak 1.546 orang. Yang telah terjadwal untuk operasi katarak sebanyak 5.396 pasien.
Bantuan ini merupakan bagian dari kegiatan Gerakan Penanggulangan Buta Katarak di Indonesia atas pencanangan gerakan penanggulangan katarak yg dimotori oleh SidoMuncul bersama PERDAMI dengan didukung oleh RS dan Klinik Mata di Indonesia.
Pada tahun 2011 untuk 6.000 pasien, Sidomuncul bersama PERDAMI telah melakukan operasi katarak di 19 provinsi, 67 kota melalui 93 Rumah Sakit. Daerah yang telah dibantu adalah Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Sumatera Barat, Batam (Kepulauan Riau), Lampung, DKI Jakarta, Banten, Jabar, Jateng, DIY, Jatim, Bali, NTT, Maluku, Sulawesi Selatan, Kalsel, Kaltim, dan Kalbar
Direktur Utama PT Sidomuncul Irwan Hidayat berharap dengan adanya kerjasama dengan Kementerian PDT dan PBNU, program oprasi katarak bagi 12.000 pasien bisa menjangkau para penderita katarak di daerah-daerah pelosok sehingga bisa mengurangi jumlah penderita katarak warga kurang mampu.