Hipnotis di Angkot Balikpapan Kian Marak
Perhiasan emas seberat 28 gram raib setelah terlibat obrolan panjang dengan dua laki-laki yang salah satunya berlogat Melayu.
Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Margaret Sarita
TRIBUNNEWS.COM, BALIKPAPAN - Peristiwa penipuan dengan motif hipnotis di wilayah Balikpapan kembali terjadi. Baru kemarin peristiwa penipuan dengan hipnotis terjadi di angkot nomor 3, Jumat (16/3/12) pagi tadi, peristiwa serupa kembali terjadi di angkot yang sama dengan rute Jl Soekarno Hatta Km2 Balikpapan Utara menuju Klandasan.
Perhiasan emas seberat 28 gram raib setelah terlibat obrolan panjang dengan dua laki-laki yang salah satunya berlogat Melayu.
Juliana (57), warga Jl Enam RT 37, Kelurahan Gunung Samarinda, Balikpapan Utara tampak masih syok saat melapor ke ruang pengaduan Polres Balikpapan. Ia terus mengatakan tak habis pikir dengan peristiwa yang terjadi padanya.
"Mereka naik pisah-pisah. Saat saya sudah ada di dalam angkot. Kemudian mereka bicara saya juga tidak menanggapi. Nggak tahu kenapa, tiba-tiba saya mau saja melepaskan perhiasan saya dan menyerahkan pada penumpang yang berlogat Melayu," ungkap Juliana.
Setelah memberikan perhiasannya, tiba-tiba sang sopir angkot mengatakan mobilnya tidak sampai ke Klandasan. Juliana pun diturunkan di Jk Ahmad Yani (simpang Gunung Malang).
Karena angkot tersebut mau berputar kembali. "Saya ndak diturunkan di Klandasan. Tapi sampai di simpang Gunung Malang saja. Katanya (angkot) mau putar balik," kata Juliana.