Sabtu, 9 Mei 2026

Rencana Kenaikan Harga BBM

TNI Belum Perlu Dilibatkan Hadapi Penolak Kenaikan BBM

Imparsial berpendapat belum perlu menurunkan satuan TNI untuk mengamanan unjuk rasa menolak kenaikan harga BBM.

Tayang:
Editor: Gusti Sawabi

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Theresia Felisiani

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -  Lembaga Swadaya Masyarakat  (LSM) Imparsial berpendapat belum perlu menurunkan satuan TNI untuk mengamanan unjuk rasa menolak kenaikan harga BBM.

Hal ini diutarakan oleh Direktur Program Imparsial, Al-Araf kepada Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Untung S Rajab dan anggota Komisi I DPR-RI, Yorris Yarelepe, di Polda Metro Jaya, Rabu (21/3/2012).

"Demo saat ini masih normal-normal saja, dan bukan eskalasi yang berbahaya dan tak perlu ditangani TNI. Karena polisi masih bisa mengatasi sebagaimana fungsinya dengan melibatkan intelejen," jelas Al-Araf.

Al-Araf menambahkan, demo-demo penolakan BBM masih bisa ditangani oleh polisi secara prefentif dan dialog. Melibatkan TNI adalah keputusan terakhir yang bisa diambil.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved