Bursa Dunia Dongkrak IHSG
IHSG pada perdagangan akhir pekan ditutup menguat 19,73 poin pada posisi 4.159,27.
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Steven Greatness
TRIBUNNEWS.COM, PONTIANAK - IHSG pada perdagangan akhir pekan ditutup menguat 19,73 poin pada posisi 4.159,27. Kenaikan IHSG seiring naiknya bursa Dow Jones semalam yang dikarenakan The Fed yang akan memberikan dana untuk pertumbuhan perekonomian dunia dan bursa regional yang ditutup menguat, Kamis (13/4/2012).
Sales Equity PT Valbury Asia Securities Pontianak, Leo Jendi, mengatakan, kenaikan IHSG hari ini ditopang oleh sektor Agri seperti saham PP London Sumatera Indonesia (LSIP) 3.125 +200, Astra Agro Lestari (AALI) 23.000 +150 dan disusul oleh sektor Basic Industri seperti Indocement Tunggal Prakasa (INTP) 18.800 +250 dan Semen Gresik (SMGR) 12.300 +150.
Sedangkan saham-saham di sektor batubara tetap mengalami tekanan jual asing seperti saham Indo Tambangraya Megah (ITMG) 41.700 -1.200, Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) 18.900 -50, Harum Energy (HRUM) 7.500 -50.
Perdagangan hari ini cukup ramai dengan nilai transaksi 4,5 triliun dengan asing melakukan aksi net buy sebesar 178 miliar dari beberapa hari sebelumnya asing terus melakukan net sell.
"Pada pekan depan IHSG diperkirakan akan variatif (mixed) dengan kecenderungan naik pada range 4110 sebagai support dan 4215 sebagai resistancenya, strategi trading jangka pendek lebih cocok untuk kondisi pekan depan," saran Leo.
Adapun beberapa saham yang mungkin dapat diperhatikan untuk dibeli yaitu ADRO 1800-1870, HRUM 7300-7800, INDY 2350-2425, INDF 4675-4800, PGAS 3525-3650.