Sidomuncul Bakal Beli Hasil Tani Binaan Kodam III dan IPB
Sidomuncul bakal memasok beberapa bahan baku kebutuhannya dari petani muda binaan Kodam III Siliwangi dan Institut Pertanian Bogor (IPB).
TRIBUNNEWS.COM JAKARTA -Guna memenuhi kebutuhan bahan baku Sidomuncul bakal memasok beberapa bahan baku kebutuhannya dari petani muda binaan Kodam III Siliwangi dan Institut Pertanian Bogor (IPB).
Hal ini diutarakan Direktur Utama PT Sidomuncul Irwan Hidayat usai penandatanganan kerjasama Kodam III Siliwangi dengan PT Sidomuncul melalui produknya Tolak Angin dan Kuku Bima Energi dalam rangka kegiatan operasi 1000 pasien katarak bagi masyarakat tidak mampu se Jawa Barat di ruang Sudirman Kodam III Siliwangi Bandung Jumat sore (13/4/2012).
Terkait dengan program pembentukan petani muda menurut Pangdam III Siliwangi Mayor Jenderal TNI Sonny Wijaya , selama ini kegiataan pembinaan terhadap petani muda telah dilakukan dengan pihak Institut Pertanian Bogor (IPB) namun sejauh ini kelanjutan dari kegiatan terutama dalam segi bisnisnya belum berjalan
Namun dengan adanya keinginan PT Sidomuncul untuk membeli hasil pertanian seperti kebutuhan Jahe, kunyit , temulawak dari petani muda binaan Kodam III Siliwangi dan IPB di Jawa Barat dan Banten diharapkan dapat berjalan dari segi bisnisnya.” Ujar Sonny.
Langkah ini menurut Irwan sebagai upaya membangun pola kemitraan dengan petani untuk mengamankan kebutuhan bahan baku perusahaan pada tahun ini,
Dia mengemukakan perusahaan membutuhkan pasokan kopi arabica dan robusta hingga 500 ton setiap bulannya, serta kunyit 70 ton setiap bulan.
Sidomuncul sebenarnya sudah 12 tahun bekerja sama dengan sejumlah petani pemasok bahan baku. Hanya saja, pola kerja sama tersebut belum berkembang menuju kestabilan pasokan.
“Kami sudah bekerja sama dengan petani antara lain di Boyolali dan Karang Ampel. Ke depan, pola kemitraan ini bisa dikembangkan dengan petani di seluruh Indonesia,” ujarnya.
Irwan mengatakan perusahaan akan membagikan bibit tanaman kepada petani mitra agar kualitas bahan baku memenuhi spesifikasi kebutuhan produksi.