IHSG Cetak Rekor Tertinggi Berakhir Negatif
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan saham sesi pertama tercatat melemah 0,20 persen
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Steven Greatness
TRIBUNNEWS.COM, PONTIANAK - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan saham sesi pertama tercatat melemah 0,20 persen ke level 4.215,434. Sedangkan indeks saham-saham unggulan LQ 45 tercatat melemah 0,16 persen ke level 716,619, Jumat (4/5/2012).
Branch Manager Universal Sekuritas Pontianak, Sutopo Widodo, mengatakan, volume perdagangan pada penutupan perdagangan saham sesi I tercatat sebesar 3,1 miliar lot saham senilai Rp 3,1 triliun dengan total transaksi sebanyak 85.998 kali. Tercatat sebanyak 91 saham naik, 134 saham turun, dan 88 saham tidak berubah
Pelemahan IHSG pada perdagangan sesi I ini didorong oleh sektor aneka industri dan properti, dimana masing-masing indeks tercatat turun 1,29 persen dan 1,12 persen. Pada penutupan perdagangan sesi I hari ini akhirnya berakhir negatif, setelah sempat mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarah yang baru.
"Rekor tertinggi baru yang berhasil dicapai IHSG di sesi I ini berada di posisi 4.234,734. Melihat masih ramainya sentimen negatif dari luar, maka IHSG diperkirakan masih rawan tergerus di sisa perdagangan hari ini. Resistance berada di kisaran 4252, sedangkan support berada di kisaran 4178," katanya.