Kamis, 21 Mei 2026

Warga Timor-Timur di Australia Masih Tauma

Warga Timor-timur yang berada di Australia masih menghadapi trauma dan teringat peristiwa

Tayang:
Penulis: Budi Prasetyo

TRIBUNNEWS.COM CANBERRA- Warga Timor-timur yang berada di Australia  masih menghadapi trauma dan teringat peristiwa horor yang terjadi di negaranya meski telah 10 tahun merdeka dari Indonesia.

Dulcie Munn dari Asosiasi Timor-timur Northern Territory bersama ratusan warta Timor-timur lainnya beruntung bisa dievakuasi dengan menggunakan kapal.

Munn mengatakan kepada ABC News ingatan tentang kekerasan di negerinya masih kental. " Saya masih muda sekali waktu itu, masih bersekolah, tiba-tiba hari menjadi gelap, saya tidak tahu apa yang terjadi. Saya menyaksikan banyak hal yang mengerikan, namun syukur saya selamat dan bisa meninggalkan Timor-timur menuju Australia, " ujar Munn.

Ia berharap pemilu parlemen yang akan berlangsung bulan Juli mendatang, akan menghasilkan pemimpin yang mampu mengembangkan potensi sumber daya minyak dan pariwisata untuk mengatasi persoalan di Timor-timur.

Usai jajak pendapat, pasukan penjaga perdamaian Internasional yang dipimpin oleh Australia masuk ke Timor-timur untuk menghentikan kekerasan yang dilakukan oleh milsi Indonesia dimana ribuan rakyat sipil tewas terbunuh sebelum kemerdekaan secara formal dideklarasikan.

Sementara itu suster Katolik Efemila Sara de Costa menilai banyak rakyat Timor-timur sekarang menghadapi ketidakpastian di masa depan.

"Banyak anak muda yang menganggur, " kata suster de Costa.

Meski banyak tantangan yang dihadapi rakyat Timor-timur, namun kedua wanita tersebut melihat rakyat Timor-timur menyambut gembira perayaan kemerdekaan mereka.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved