Jumat, 29 Agustus 2025

Jalan Bujangga Akhirnya Putus Total

Kejadian yang terjadi secara tiba-tiba itu terjadi pada Kamis dini hari (24/5/2012) ketika wilayah Tanjung Redeb dan sekitarnya tengah diguyur

Editor: Dewi Agustina
zoom-inlihat foto Jalan Bujangga Akhirnya Putus Total
Tribun Kaltim/Januar Alamijaya
Setelah sempat mengalami penurunan secara drastis sejak beberapa hari lalu, Jalan Bujangga yang merupakan akses utama masyarakat tersebut akhirnya benar-benar ambruk dan terputus total, Kamis (24/5/2012).

Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Januar Alamijaya

TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGREDEB - Kekhawatiran masyarakat tentang kondisi badan jalan di Bujangga akhirnya benar-benar terbukti. Setelah sempat mengalami penurunan secara drastis sejak beberapa hari kemarin, jalan yang merupakan akses utama masyarakat tersebut akhirnya benar-benar ambruk dan terputus total.

Kejadian yang terjadi secara tiba-tiba itu terjadi pada Kamis dini hari (24/5/2012) ketika wilayah Tanjung Redeb dan sekitarnya tengah diguyur hujan deras.

Untungnya saat kejadian tak ada kendaraan yang melintas, karena sejak semalam tepatnya pukul 23.00 Dinas Perhubungan memang menutup akses jalan bagi kendaraan roda 4 untuk bisa melewati wilayah tersebut, sehingga tak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Pantauan Tribun Kaltim (Tribun Network) di lokasi kejadian amblasnya Jalan Bujangga tersebut terlihat cukup parah, dan memakan hampir seluruh badan jalan, sehingga tak akan mungkin kendaraan baik, roda 2 maupun roda 4 yang bisa melewatinya, bahkan longsoran tersebut sudah hampir mengancam rumah warga yang berada di sisinya.

Amblasnya badan jalan itu langsung mengundang perhatian warga yang sejak pagi hari langsung memadati lokasi kejadian. Banyak diantara mereka yang mengaitkan musibah ini dengan robohnya turap penahan air sungai yang terjadi pada ruas Jalan Marsma Iswahyudi setahun lalu. Apalagi di lokasi ini juga tengah dilakukan pemasangan turap sebagai kelanjutan dari proyek Pemerintah Kabupaten yang kali ini menelan biaya sekitar Rp 28 miliar, oleh sebab itu banyak yang mengaitkan peristiwa ini dengan turap jilid 2.

Salah seorang saksi mata yang rumahnya kebetulan berdekatan dengan lokasi, Artati menyebutkan peristiwa ini terjadi sekitar pukl 03.30 dimana saat itu ia dan keluarganya tengah tertidur pulas.

Tiba-tiba ia dikejutkan dengan munculnya suara gemuruh dari depan rumahnya yang kemudian diikuti dengan suara patahan yang diduga berasal dari pengikat turap yang dipasang tepat di lokasi kejadian.

Baca juga:

Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan