Sabtu, 6 Juni 2026

Calon Presiden 2014

Golkar Hanya Berani Pasang Target Ical di Bawah Prabowo

Hasil survei Soegeng Sarjadi Syndicate (SSS) yang menempatkan Aburizal Bakrie (Ical) di posisi keempat atau di bawah Jusuf Kalla

Tayang:
Penulis: Abdul Qodir
Editor: Anwar Sadat Guna

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Qodir

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Hasil survei Soegeng Sarjadi Syndicate (SSS) yang menempatkan Aburizal Bakrie (Ical) di posisi keempat atau di bawah Jusuf Kalla sebagai capres, tak membuat Partai Golkar pesimis untuk mendorongnya maju sebagai capres dalam pertarungan Pilpres 2014.

Namun, Partai Golkar hanya berani pasang target posisi kedua atau di bawah Prabowo Subianto jika survei dilakukan setelah Rapimnas III atau pada tiga bulan mendatang.

"Beda dengan JK, 4 persen, di bawah jauh lagi calon lain. Dengan hasil survei itu semakin membuat Golkar bekerja keras. Apalagi setelah Rapimnas nanti pengumuman resmi justru membuat Golkar lebih keras bekerja."

"Saya yakin (elektabilitas Ical) akan jauh meningkat. Saya yakin Pak Ical di bawah Prabowo di nomor dua. Tiga bulan dari sekarang, saya yakin Ical nomor 2. Itu target, itu optimistis," kata Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Theo L Sambuaga, Rabu (6/6/2012).

Sebelumnya, Soegeng Sarjadi Syndicate (SSS) melansir hasil survei elektabilitas capres 2014.
Hasilnya, Prabowo Subianto menempati posisi pertama dengan 25,8 persen dan Megawati Soekarnoputri di posisi kedua dengan 22,4 persen.

Sementara posisi Ical berada di bawah JK. JK menempati posisi ketiga dengan 14,9 persen, dan Aburizal Bakrie di posisi keempat dengan 10,6 persen.

Menurut Theo, hasil survei itu justru positif, karena saat ini Ical belum resmi menjadi capres dari Partai Golkar sehingga belum banyak warga yang tahu.

Pencapresan Ical baru didekalarasikan pada Rapimnas III, 1 Juli 2012 mendatang. Jika telah resmi dideklarasikan dan diumumkan ke publik, maka makin banyak warga yang mengetahui pencapresan Ical.

"Saya kira itu mungkin barangkali karena beberapa bulan terakhir ini Golkar belum mengumumkan Ical sebagai capres, jadi publik belum tahu."

"Saya yakin tingkat popularitas, elektabiltas Ical akan jauh meningkat setelah kami gelar rapimnas pada 29-30 Juni, sekligus menetapkan Pak ARB (Aburizal Bakrie) sebagai capres dan deklarasi 1 Juli," kata dia.

 
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved