Kamis, 23 April 2026

Calon Presiden 2014

Ical Kalah Pamor dengan JK, Golkar Santai

Partai Golkar menanggapi santai hasil survei Soegeng Sarjadi Syndicate (SSS)

Penulis: Abdul Qodir

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Partai Golkar menanggapi santai hasil survei Soegeng Sarjadi Syndicate (SSS) yang menempatkan sang ketua umum Aburizal Bakrie (Ical) di posisi ketiga di bawah Jusuf Kalla (JK). Hasil tersebut lebih kurang sama dengan survei yang dilakukan internal PG terakhir.

Namun, Ketua DPP Partai Golkar sekaligus anggota DPR Rully Chairul Azwar, mengatakan survei SSS tersebut tidak bisa menjadi patokan.
"Survei di tahun 2012 ini, saya pikir masih sangat dinamis, masih sangat cair, belum bisa jadi patokan baku. Apalagi pemilih rasional belum menentukan sikap," kata Rully di ruang kerjanya, Gedung DPR, Jakarta, Rabu (6/6/2012).

Sebelumnya, SSS melansir hasil survei pemetaan capres 2014. Hasilnya, Prabowo Subianto menempati posisi pertama dengan 25,8 persen, Megawati Soekarnoputri dengan 22,4 persen, Jusuf Kalla dengan 14,9 persen, dan Ical dengan 10,6 persen.

Menurut Rully, Ical masih punya peluang yang sama dengan JK jika mengacu pada hasil survei itu mengingat perbedaan persentase pemilih tidak signifikan.

Menurutnya, pemenang pemilu ditentukan oleh persiapan diri yang lebih baik. Dan saat ini, Ical yang hampir pasti menjadi capres dari PG telah melakukan hal itu.

"Tinggal siapa yang menyiapkan diri lebih baik untuk didukung publik," ujarnya.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved