Calon Presiden 2014
PDIP Tidak Terburu-buru Tetapkan Capres
Sekjen DPP PDIP, Tjahjo Kumolo, menegaskan partainya tidak terburu-buru menetapkan calon presiden (Capres) meskipun
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sekjen DPP PDIP, Tjahjo Kumolo, menegaskan partainya tidak terburu-buru menetapkan calon presiden (Capres) meskipun sejumlah lembaga survei menempatkan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri urutan teratas Capres.
"Kita mencermarti hasill survei dan dinamika politik yang ada dan kita akan melihat momentum tepat menetapkan siapa capres dan cawapres," kata Tjahjo di kantor DPP PDIP Lenteng Agung, Jakarta, Rabu (6/6/2012).
Tjahjo ditanya soal hasil survei SSS (Soegeng Sarjadi Syndicate) yang menempatkan Megawati capres teratas.
Menurut Tjahjo siapa capres PDIP sepenuhnya diserahkan ke Megawati Soekarnoputri. "Itu kesepakatan Rakernas Bandung tahun lalu," kata Tjahjo.
Dijelaskan Megawati bisa menjadi capres dan bisa juga capres selain Megawati.
"Tetapi sekali lagi kewenangan ketua umum tetapkan capres," katanya.
Jika Megawati kembali dicalonkan sebagai presiden dalam Pilpres 2014 mendatang, Tjahjo mengatakan cawapres yang dipilih bisa dari unsur mana saja TNI atau bukan TNI.
"Tapi saya tidak mau dikotomikan yang tua muda sipil dan non sipil," ujarnya.
SSS dalam rilis survei di Jakarta hari ini menempatkan Prabowo Subianto capres teratas yang mendapat 25,8 persen, disusul Megawati Soekarnoputri dengan 22,4 persen. Figur lain yang mendapat dukungan publik adalah Jusuf Kalla dengan 14,9 persen, Aburizal Bakrie 10,6 persen.
Klik Juga: