AIA Financial Optimistis Cetak Pertumbuhan
Perusahaan asuransi AIA Finansial optimistis tetap tumbuh tahun ini meskipun krisis ekonomi global sudah berdampak
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Perusahaan asuransi AIA Finansial optimistis tetap tumbuh tahun ini meskipun krisis ekonomi global sudah berdampak ke mana-mana termasuk kawasan Asia. Optimisme itu didasarkan pada pertimbangan penetrasi asuransi yang rendah sementara jumlah masyarakat kelas menengah ke atas terus meningkat.
"Kelas menengah di Indonesia terus meningkat, artinya kemampuan masarakat membeli premi cukup baik, hanya masalah sosialisasi dan edukasi yang kurang," kata Chief Marketing Officer AIA Financial, Ade Bungsu di sela-sela program corporate social responsibility pemeriksaan kanker serviks gratis bagi wanita di Surabaya, Kamis (14/6/2012).
Dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Ade mengatakan, potensi tersebut mendorong industri asuransi semakin berlomba memperebutkan pasar yang ada dengan menawarkan produk yang sesuai dengan kebutuhan calon pemegang polis.
AIA sendiri papar Ade, belum lama ini menawarkan produk AIA First Family Protection.
Produk tersebut merupakan produk unitlink yang memberikan keleluasaan pada nasabahnya menyesuaikan besaran proteksi yang akan mereka terima.
Produk tersebut paparnya mendapat sambutan yang positif, sehingga diharapkan makin menarik calon pemegang polis. Dengan demikian kinerja perusahaan terus bertumbuh dibanding tahun 2011 lalu.
AIA tahun lalu mencatat pendapatan premi baru sebesar 1,57 triliun rupiah atau tumbuh 48,6 persen dibanding tahun sebelumnyasebesar 1,05 triliun rupiah. Sedangkan total premi mencapai 4,3 triliun rupiah atau tumbuh 24,5 persen dibanding tahun 2010 sebesar 3,5 triliun rupiah.
"Pertumbuhan signifikan itu tidak terlepas dari penetrasi bisnis perusahaan, sehingga jumlah pemegang polis terus meningkat. Pemegang polis AIA tercatat 900 ribu yang terdiri dari individu sebanyak 600 ribu dan 300 ribu lainnya berupa kelompok atau kumpulan. Jumlah perusahaan yang kini jadi nasabah lebih dari 1.000.
Atas pencapaian tersebut sesuai dengan data dari Asosiasi Asuransi J iwa Indonesia (AAJI) perusahaan kini beraa pada posisi lims besar atau naik dari posisi sebelumnya di urutan kesembilan. (Hendra Gunawan)