Kamis, 11 Juni 2026

Wapres: Guru-guru Muhammadiyah Mengajar dengan Hati

Muhammadiyah, terutama para gurunya, mempunyai peran sangat penting bagi sejarah pendidikan bangsa

Tayang:
Editor: Budi Prasetyo

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Tarsisius Sutomonaio

TRIBUNNEWS.COM BANDUNG,- Wakil Presiden RI, Budiono, mengatakan Muhammadiyah, terutama para gurunya, mempunyai peran sangat penting bagi sejarah pendidikan bangsa Indonesia.

Ia mengaku secara pribadi mendapat manfaat itu semasa menjadi murid SD Muhammadiyah di Blitar, Jawa Timur, pada awal 1950-an. Kala itu, ucapnya,  itu jumlah SD negeri (Sekolah Rakyat) di Blitar terbatas.

"Keberadaan SD Muhammadiyah saat itu membantu anak-anak yang tak bisa tertampung di SD-SD Negeri," ujarnya ketika memberi sambutan pada acara Pembukaan Tanwir Muhammadiyah 2012 di Gedung Merdeka, Jalan Asia Afrika, Bandung, Kamis (21/6).

Ketika itu, biaya sekolah murah, bisa terjangkau keluarga rata-rata. Selain itu, walaupun sekolah itu tergolong kekurangan fasilitas, lanjutnya, guru-guru memberi warna yang berbeda.

"Mengingat-ingat masa itu, saya berani mengatakan, dengan ukuran sekarang pun, para guru saya kompeten sebagai pendidik," kata Budiono. Menurutnya, guru-guru ini berdedikasi amat tinggi. Mereka berusaha keras mengajar para muridnya meski kondisi terbatas.

"Mereka mengajar kami dengan hati," ujarnya. Budiono menyebutkan para guru dibayar yayasan Muhammadiyah itu bergaji kecil. Namun, menurutnya, etos kerja dan dedikasi guru-guru itu tidak luntur. (tom)

Terkait Berita Regional  :

 

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved