Minggu, 12 April 2026

Taruna Akmil Gelar Pesta Air

Salah satu rangkaian kegiatan menjelang selesainya pendidikan Taruna TK IV di Akademi Militer, taruna melaksanakan Tradisi Korps Pesta Air.

Editor: Budi Prasetyo

Laporan wartawan Tribun Yogya/ M Huda

TRIBUNNEWS.COM MAGELANG, - Salah satu rangkaian kegiatan menjelang selesainya pendidikan Taruna TK IV di Akademi Militer, taruna melaksanakan Tradisi Korps Pesta Air. Dalam kegiatan ini, sebanyak 302 taruna yang telah selesai menempuh pendidikan secara bersama-sama disiram dengan air.

Sebelumnya telah dilakukan berbagai kegiatan Tradisi Korps lainya. Dalam pelaksanaan pesta air yang dilaksanakan di lapangan Komplek Pancaarga tersebut dihadiri Para Distribusi Akmil, Ketua Persit KCK Cabang BS Akmil dan para perwira serta pengasuh.

Kepala Penum Humas Akmil Magelang, Letkol CAJ Taufik M Phil mengatakan, pesta air merupakan tradisi Korps setelah selesai menempuh pendidikan.

"Para Taruna yang telah lulus oleh juniornya yang rata-rata masing menjalani pendidikan tingkat II, III, mereka ditembaki dengan meriam air oleh para juniornya, taruna yang telah lulus tidak boleh membalas, para junior berebut menembak sembari terus tertawa," katanya, Rabu (4/7).

Gubernur Akmil, Mayor Jenderal Bachtiar S.I.P., M.A.P mengatakan air mempunyai fungsi dan manfaat serta karakteristik yang baik untuk digunakan dan dicontoh bagi kelangsungan kehidupan umat manusia. Selain itu, air merupakan sumber kehidupan juga merupakan sarana untuk membersihkan diri dari berbagai noda.

“Di dunia militer para ahli strategi mengungkapkan bahwa strategi yang paling efektif dalam setiap peperangan adalah strategi yang meniru sifat-sifatnya air, yakni cepat beradaptasi menyesuaikan diri dengan bentuk-bentuk medan yang dihadapi,” tegasnya.

Gubernur mengatakan, terdapat pepatah China yang mengungkapkan bahwa biarkanlah hidup ini mengalir bagaikan air.

“Pepatah itu juga dapat kita pedomani, agar sukses dalam mengarungi kehidupan, begitu besarnya manfaat air bagi kehidupan umat manusia, sehingga Korps Taruna Akmil menjadikan Pesta Air sebagai Tradisi Korps Taruna, yang merupakan simbol yang penuh makna untuk membersihkan diri dari segala kekeliruan dan kekhilafan yang dilakukan oleh para Taruna Tingkat IV (Sermatutar) selama mengikuti pendidikan di Akademi Militer,” jelasnya.

Berdasarkan hal tersebut, lanjut Gubernur, maka Tradisi Korps Pesta Air ini bernilai positif karena sejalan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Saptamarga, Sumpah Prajurit dan Delapan Wajib TNI, yang berorientasi kepada terwujudnya jiwa yang bersih, tulus dan ikhlas.

Menurutnya, nilai-nilai tersebut selanjutnya perlu diamalkan, baik melalui sikap, perilaku, maupun ucapan. Gubernur juga mengingatkan, bahwa saat ini bangsa dan negara membutuhkan Perwira-perwira TNI yang tidak hanya profesional, tetapi juga memiliki jiwa perjuangan, berkarakter, mempunyai moral yang baik, bersih dan jernih bagaikan air.

Untuk itu, imbuhnya, saat taruna nanti menjadi seorang pemimpin, diharapkan akan dapat melaksanakan tugas dengan baik, tidak menyimpang dari aturan hukum, serta senantiasa mengutamakan moral dengan dilandasi keimanan dan ketakwaan. Mereka juga harus dapat dijadikan ukuran dan contoh panutan bagi anak buah maupun masyarakat di lingkungan Taruna nantinya bertugas.

Gubernur berharap agar Taruna tidak hanya sekedar berbasah-basah ria semata, akan tetapi harus dapat meresapi, serta mengamalkan makna dan harapan yang terkandung dalam kegiatan Tradisi Korps Pesta Air tersebut.

“Tanamkan keyakinan pada diri kalian, bahwa kalian akan mampu menjadi Perwira TNI Angkatan Darat yang bersih, jujur, dan berakhlak mulia yang mengabdikan dengan jiwa dan raganya demi kepentingan negara dan bangsa," tandasnya.(had)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved