Senin, 27 April 2026

Buka Musda XI Partai Golkar Provinsi Sulut, Bahlil Ingatkan Kader Jangan Ada Kubu-kubuan

Bahlil Lahadalia minta kader Golkar solid tanpa kubu, target tambah kursi DPRD jelang Pemilu 2029.

Penulis: Danang Triatmojo
Editor: Glery Lazuardi
HO/IST
MUSYAWARAH DAERAH - Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia (tengah) saat menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), di Manado, Sabtu (11/4/2026)/ HO 

Ringkasan Berita:
  • Bahlil Lahadalia meminta kader Golkar tidak terpecah dan tetap satu komando menghadapi Pemilu 2029. 
  • Ia menargetkan penambahan kursi DPRD serta pimpinan di tiap daerah. 
  • Musda XI Golkar Sulut juga menetapkan Michaela Paruntu sebagai ketua baru.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia meminta para kader partai berlambang pohon beringin untuk tidak terpecah menjadi kelompok-kelompok atau bermain kubu-kubuan.

Ia meminta para kader satu komando untuk persiapan menghadapi Pemilu 2029.

Hal ini disampaikan Bahlil saat membuka Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), di Manado, Sabtu (11/4/2026). 

Terlebih dirinya juga menargetkan pengurus baru DPD Golkar Sulut yang nantinya terpilih dapat menambah perolehan kursi di DPRD kabupaten/kota maupun provinsi pada Pemilu 2029. 

“Tugas DPD Partai Golkar Sulawesi Utara harus menambah kursi di DPRD kabupaten/kota dan provinsi,” kata Bahlil.

 

Setelah menyampaikan target tersebut, Bahlil kemudian mengingatkan soal kunci menambah kursi eksekutif dan legislatif di daerah. Kata dia, tidak ada kekuatan politik apapun yang bisa menjalankan atau mencapai target tanpa kekompakan. 

Ia pun meminta para kader tidak membuat kelompok-kelompok berseberangan, seraya memerintahkan pengurus terpilih untuk menggandeng yang kalah dalam pencalonan.

“Tidak ada kekuatan politik yang bisa menjalankan misi dan targetnya tanpa persatuan. Karena itu saya selaku ketua umum memerintahkan, siapapun yang terpilih nanti harus menggandeng yang lain. Jangan ada kubu sana, kubu sini,” kata Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) ini.

Selain memberi tugas tambahan kursi di DPRD, Bahlil juga meminta pengurus baru berusaha agar setiap DPRD kabupaten/kota memiliki pimpinan dari Golkar. Berdasarkan laporan, ia menyebut dari 15 kabupaten/kota, baru 11 daerah yang memiliki pimpinan dari partai beringin. 

“Jadi ini menjadi tugas ketua dan pengurus Partai Golkar Sulut yang baru supaya nantinya setiap kabupaten/kota ada pimpinan dari Partai Golkar,” ujarnya.

Baca juga: Isu Reshuffle Kabinet Mencuat, Golkar Yakin Menterinya Tak Akan Dicopot Prabowo

Lebih lanjut ia menegaskan bahwa forum ini bukan sekadar agenda seremoni, tetapi wadah strategis untuk menghasilkan keputusan penting organisasi.

“Musda ini jangan diartikan hanya sebagai forum konsolidasi biasa atau seremoni. Ada tiga keputusan penting yang lahir dari forum ini, yakni mengevaluasi laporan pertanggungjawaban kepengurusan sebelumnya, menetapkan pokok-pokok pikiran program kerja serta rekomendasi, dan memilih Ketua DPD I untuk periode selanjutnya,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, eks Ketua DPD I Partai Golkar Sulut, Christiany Eugenia Paruntu berterima kasih kepada Bahlil karena diberi kesempatan menuntaskan tugas sebagai Ketua Umum DPD I Partai Golkar sampai akhir masa jabatan.

“Saya sampaikan terima kasih yang tulus atas kepercayaan bapak ketua umum sehingga saya sehingga masih bisa memimpin sampai saat ini, sampai akhir masa jabatan dan tidak di-PLT-kan,” ujar Tetty.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved